TWA Gunung Papandayan Garut Ditutup Sementara Hingga 2 April

Daerah

Jumat, 27 Maret 2020 | 19:02 WIB

200327190238-twa-g.jpg

dok

MULAI hari ini, Jumat (27/3/2020), pengelola Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut resmi menutup segala kegiatan dari pengunjung.

Direktur PT Asri Indah Lestari (AIL) selaku pengelola TWA Gunung Papandayan, TRi Persada mengatakan, penutupan akan dilakukan selama sepekan hingga 2 April 2020 mendatang untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Menurut Tri, meski tak ada instruksi langsung untuk melakukan penutupan, setelah pihaknya berkoordinasi dengan pihak terkait akhirnya diputuskan segala aktivitas di TWA Gunung Papandayan dihentikan sementara waktu guna membantu pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19.

"Kami diskusi dengan tim, lalu berkoordinasi denga pihak dari BKSDA. Akhirnya diputuskan kegiatan di Papandayan ini kita hentikan selama satu depan ke depan," ujarnya, Jumat (27/3/2020).

Tri menyebutkan, pihaknya juga akan terus memantau terkait perkembangan informasi mengenai Covid-19. Jika konisinya semakin parah, tidak menutup kemungkinan penutupan akan diperpanjang hingga waktu yang belum ditentukan.

"Ya kita lihat situasi dan kondisinya dulu. Kita juga terus koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk langkah selanjutnya," ucapnya.

Tri menuturkan, sejak Januari 2020 lalu kunjungan wisatawan ke TWA Gunung Papandayan memang sudah berkurang drastis. Selain karena penyebaran virus corona, terangnya, penurunan kunjungan ke Gunung Papandayan juga akibat dari kondisi yang memasuki musim hujan sehingga cukup berpengaruh.

Diakui Tri, tingkat kunjungan wisatawan ke TWA Gunung Papandayan berkurang hingga 30 persen jika dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sebelum dilakukan penutupan, hingga Kamis (26/3/2020) kemarin masih ada yang berkunjung ke objek wisata yang dikelolanya tersebut.

Tri menambahkan, TWA Gunung Papandayan diasumsikan sebagai objek wisata yang jauh dari keramaian. Sebagai pengelola, pihaknya juga melakukan tindakan preventif dengan melakukan penutupan sementara terhadap segala kegiatan.

"Intinya kami siap dukung segala kebijakan pemerintah. Kami juga ikut untuk mengantisipasi," katanya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR