Bebas Kuota Pembelajaran Daring

Citizen Journalism

Jumat, 27 Maret 2020 | 11:27 WIB

200327112956-bebas.jpg

FENOMENA virus Covid-19 membuat Kemendikbud mengambil langkah strategis untuk kegiatan pembelajaran peserta didik melalui kegiatan belajar mengajar secara mandiri. Agar pembelajaran tetap berjalan dalam  situasi darurat covid-19 ini, yaitu dengan cara  merumahkan peserta didik, untuk melaksanakan  kegiatan pembelajaran mandiri dalam pengawasan orang tua dan pantauan guru secara tidak langsung.

Berbagai respon pro dan kontra menanggapi pelaksanaan  pembelajaran daring/on line. Hal ini diakibatkan orang tua, guru dan siswa  belum siap secara mental. Walaupun proses pembelajaran fokus pada materi pencegahan tentang Covid - 19.

Setiap siswa tetap melaksanakan interaksi dengan setiap guru bidang studi, dan  wajib membuat  laporan kegiatan kepada guru setiap hari sesuai dgn jam proses belajar mengajar.

Hal ini bertujuan agar peserta didik tetap ada aktivitas walaupun berada dirumah,  serta mencegah  untuk tidak bermain di luar rumah.

Hikmah dari pembelajaran Daring/Online menuntut siswa menjadi mandiri dan bertanggungjawab, peserta didik  lebih enjoy dan senang. Walau awalnya terasa menjadi beban.

Hal yang menjadi kendala dalam pembelajaran Daring /on line,  para orang tua dalam pembelian pulsa atau quota internet yg cukup menyedot kocek dan jaringan internet sering ada gangguan.

Hal ini harus menjadi perhatian oleh pemerintah khususnya menteri pendidikan agar pembelajaran daring / online dapat diikuti oleh peserta didik dan guru  GRATIS dari quota internet. Dengan demikian akan meringankan beban orang tua dalam pendanaannya.

intinya semua peserta didik # BISA BELAJAR#.

Pembelajaran Daring / on line ini merupakan program kerja Pertama Menteri Pendidikan yang mengatakan masa depan itu cukup diatur melalui dunia maya.

Wabah covid -19 ini  memperjelas program Mas Menteri Pendidikan  bahwa proses pembelajaran lebih banyak menggunakan Daring / online. Pengendaliannya tetap oleh Guru.

Kita berharap pembelajaran daring/ on line yang dilaksanakan darurat covid-19 sekarang ini sebagai pembiasaan bagi siswa dan guru. Sehingga kedepan  perubahan pembelajaran secara konvensial ke pembelajaran digital tidak lagi menjadi kendala.Tinggal kesiapan kementerian pendidikan dan pemerintah daerah  menyiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung digital pendidikan. MERDEKA BELAJAR # SEMUA BISA BELAJAR #

Pengirim:
Juli Wahyu Pari Dunda
Koordinator MKPS SMA Jawa Barat

Seluruh materi dalam naskah ini merupakan tanggung jawab pengirim. Gugatan, somasi, atau keberatan ditujukan kepada pengirim

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR