300 Pegawai Ring 1 RSHS Jalani Rapid Test

Bandung Raya

Rabu, 25 Maret 2020 | 14:14 WIB

200325141536-300-p.jpg

ist

SEBANYAK 300 pegawai RS Hasan Sadikin Kota Bandung yang dinilai beresiko tinggi dalam penanganan Covid-19 menjalani Rapid Test, Rabu (25/3/2020).

Pegawai yang melakukan rapid test terdiri dari para tenaga kesehatan di Ring 1 di antaranya Dokter Penyakit Dalam, Anastesi, THT, Anak, para perawat di ruang isolasi dan intensif, serta tenaga kesehatan lain juga para petugas administrasi, sopir, petugas kebersihan, dan satpam yang berada di Ring 1 penanganan Covid-19 di RSHS.

Test ini dilakukan cukup sederhana, hanya diambil darah melalui jari tangan menggunakan alat rapid test lalu menunggu sekitar 15 menit hasilnya langsung diketahui apakah negatif atau positif.

"Sampai siang ini alhamdulillah belum ada petugas yg dinyatakan positif," kata Direktur Medik, Keperawatan dan Penunjang RSHS dr. Nucki Nursjamsi Hidajat dalam rilis yang diterima galamedianews.

Nucki mengungkapkan, perbedaan tes ini dengan tes swab di Litbangkes menggunakan metode PCR adalah, tes swab merupakan pemeriksaan yang paling akurat dengan pengambilan apus di permukaan langit-langit atas.

Sedangkan Rapid tes merupakan pemeriksaan protein dalam darah sebagai antibodi dari orang yang sudah terpapar virus.

"Biasanya orang yang positif baru akan terdeteksi jika sudah terinfeksi sekitar 7 hari, jika baru 1-2 hari akan keluar negatif palsu. Meskipun demikian hal ini dirasa cukup untuk skrining awal dan menekan penyebaran Covid-19," jelasnya.

Untuk memenuhi kebutuhan rawat inap isolasi PDP Covid-19 yang semakin tinggi, RSHS sedang melakukan persiapan untuk membuka pelayanan rawat inap Covid-19 untuk sekitar 200 bed serta 22 bed untuk kasus berat.

Namun untuk kasus berat belum dapat terealisasi karena masih menunggu bantuan ventilator.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR