Dompet Dhuafa Pasang 1000 Unit Bilik Sterilisasi Se Jabodetabek

Nasional

Selasa, 24 Maret 2020 | 23:06 WIB

200324224122-dompe.jpg

SEMAKIN meningkatnya jumlah orang terdampak dari virus Corona (Covid-19) membuat lembaga kemanusiaan, Dompet Dhuafa tergerak untuk cekal (cegah tangkal) Corona (Covid-19).

Selain sterilisasi dengan penyemprotan desinfektan di berbagai fasilitas umum hingga pelosok pemukiman baik di lingkup Jabodetabek maupun seluruh kota besar Se-Indonesia, Dompet Dhuafa terus bergerak dengan inovasi-inovasi dalam cekal corona, yaitu membuat 1000 unit bilik sterilisasi (Body Chamber) yang akan di salurkan ke berbagai fasilitas umum di wilayah Jabodetabek. Selasa (24/3/2020).

“1000 unit ini akan di sebar ke seluruh fasilitas umum di Jabodetabek, bilik sterilisasi  (Body Chamber) ini berfungsi untuk sterilisasi secara keseluruhan badan bagi para masyarakat dalam menggunakan fasilitas umum baik moda transportasi maupun pejalan kaki. Semua yang memasuki area fasilitas umum diwajibkan memasuki alat tersebut untuk disterilkan dari kuman, bakteri dan virus yang mungkin menempel. Komposisi cairan antiseptik yang digunakan pada chamber, kandungannya berbeda dengan cairan desinfektan yang disemprotkan ke fasilitas publik. Kalau yang ini kandungannya seperti yang digunakan untuk hand sanitizer, sehingga dijamin aman untuk publik dalam menggunakan bilik sterilisasi (Body Chamber)”, ujar Doni Marlan, General Manager Remo Dompet Dhuafa.

“Pembuatan bilik sterilisasi (Body Chamber) ini diinisiasi atas inovasi rekan-rekan tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa yang telah bekerja dan berupaya untuk cekal (Cegah Tangkal) Corona (Covid-19), mereka tidak ada lelahnya memberikan pelayanan kepada masyarakat disaat wabah virus Corona makin meningkat. Selain itu pembuatan bilik sterilisasi (Body Chamber) melihat masyarakat di Jabodetabek masih sebagian untuk melakukan aktivitasnya keluar rumah baik kerja maupun menggunakan fasilitas umum. Tidak hanya bilik sterilisasi (Body Chamber), tim DMC Dompet Dhuafa sejak awal sudah melakukan sterilisasi dengan penyemprotan desinfektan ke seluruh fasilitas umum, baik perkantoran, tempat ibadah, sekolah hingga pemukiman masyarakat di tengah Ibukota”, ujar Atiatul Muqtadir atau yang lebih akrab sapa Fathur ketua BEM UGM.

Animo masyarakat maupun donatur sangat tinggi melihat kinerja tim DMC Dompet Dhuafa dalam upaya cekal corona, dengan adanya bilik sterilisasi (Body Chamber) diharapkan masyarakat dapat merawat maupun menjaga alat tersebut selain dapat digunakan dalam jangka lama serta sterilisasi dari virus corona.

Akibat wabah corona di Indonesia mengakibatkan melemahnya ekonomi masyarakat salah satunya pemberdayaan bengkel sepi produksi. Dompet Dhuafa Menginisiasi pembuatan bilik sterilisasi  membantu memberdayakan bengkel las listrik untuk mendapatkan penghasilan disaat lesunya grafik ekonomi #Disastronomic.

"Polisi merupakan Garda kedepan yang menjaga keamanan masyarakat jakarta. Karena di Jakarta ini merupakan epicentrum dari penyebaran virus Corona melalui pembagian ini akan membunuh penyebaran virus dari luar. Chamber Disifection atau Bilik Sterilisasi ini akan di pasang di pusat keramaian." Ucap dr. Tirta.

Pada pemasangan bilik sterilisasi (Chambers Disinfection) terdapat tiga area pemasangan yaitu Polda Metro Jaya ( 2 titik), Pintu masuk Pasaraya  Blok M (1 titil ) dan Kantor Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) 1 titik. Dompet Dhuafa merespon cepat kasus Covid-19 dengan mendirikan pusat informasi atau Corona Center dengan layanan Call Center Siaga Dompet Dhuafa di nomor 0811 16 17 101.

"Selain hal itu Dompet Dhuafa menyiapkan unit khusus dan program-program pengendalian kasus Covid-19 dengan melibatkan Rumah Sakit Dompet Dhuafa. Ini merupakan aksi dari Dompet Dhuafa untuk cekal ( Cegah Tangkal ) virus corona yang merebak di masyarakat. Alat ini akan di pasang di 1000 titik keramaian yang banyak masyarakat sering kunjungi seperti Bandara, Rumah Sakit dll," ucap Guntur Subagja CCO Dompet Dhuafa.

Di hari Senin lalu (23/03) Dompet Dhuafa dengan sejumlah relawan membagikan hygiene kit dan mensosialisasikan pola hidup bersih dan sehat.

“Selain kami memberikan hygiene kit, kami memberikan edukasi seputar kesehatan. Misalnya saja tentang edukasi saat batuk, social distancing, bagaimana cara mencuci tangan yang benar, sampai pada penggunaan masker dan juga handsanitizer. Karena, masih banyak diantara mereka yang juga belum memahaminya secara utuh”, ujar Rahmah relawan Dompet Dhuafa.

"Terima kasih sudah ingat dan perhatian sama kami. Sebagai pekerja lapangan dengan tuntutan ekonomi keluarga, mau tidak mau kami harus tetap bekerja supanya dapur tetap ngebul. Kami tahu virus Corona sedang wabah dimana-mana, kami pun tahu kami rentan tertular oleh mereka, tapi dengan adanya kepedulian dari Dompet Dhuafa, kami sadar untuk terus berupaya menjaga kebersihan", ujar Bambang, pengedara ojek daring.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR