Setubuhi Anak di Bawah Umur, Dukun Cabul di Tasikmalaya Diamankan Warga

TKP

Selasa, 24 Maret 2020 | 17:22 WIB

200324171703-setub.jpg

Septian Danardi

Pelaku UJ (kanan) diinterogasi polisi.

MENGAKU sebagai dukun dan berdalih bisa mengobati, UJ (55) perdayai seorang gadis remaja dan mencabulinya hingga berkali-kali. Perbuatan asusila kakek yang sudah memiliki 5 orang cucu itu dilakukan di rumah kontrakannya di kawasan Cihideung, Kota Tasikmalaya, sejak Januari 2020.

Korban berinisial MW (14) yang masih duduk di bangku SMP kelas VIII merupakan tetangga pelaku. Korban kerap melintasi rumah kontrakan pelaku. Sehingga muncul itikad tidak baik dari pelaku saat korban tengah bermain didepan rumah kontrakan pelaku.

Pelaku memberitahukan kepada korban bahwa di rahim korban terdapat penyakit aneh. Ia bahkan menyebut korban mengidap sejenis penyakit yang hanya bisa diobatinya dengan bersetubuh.

Tak ayal, karena takut dengan penyakit yang dideritanya dan merasa ingin sembuh, kemudian korban menerima ajakan pelaku untuk datang ke rumah kontrakannya saat sedang sepi.

Dalam rumah kontrakan itu, pelaku mulai mencabuli korban hingga berkali-kali sejak Januari hingga akhirnya digerebeg warga pada Senin (23/3/2020) kemarin.

Awalnya warga merasa takut terhadap pelaku, karena dipercaya memiliki ilmu. Namun karena saking geramnya, akhirnya warga beramai-ramai menggerebeknya dan sempat menghakiminya. Selanjutnya, pelaku diserahkan ke polisi.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Yusuf Ruhiman menyebutkan, pihaknya telah mengamankan kasus asusila yang dilakukan UJ terhadap korbannya anak di bawah umur. Pelaku mencabuli korban di rumah kontrakannya dengan modus bisa mengobati.

Bahkan pelaku mengaku sebagai dukun sehingga keluarga korban sempat merasa ketakutan untuk melapor ke petugas. Korban diperdaya pelaku yang mengaku sebagai paranormal dan bisa mengobati berbagai jenis penyakit termasuk yang diderita korban.

Dari pengakuan pelaku, kata Yusuf, setiap melakukan aksinya selalu di rumah kontrakan. Pelaku mengajak korban untuk dicabuli pada saat istri pelaku sedang ke luar rumah untuk bekerja.

"Kasus ini terungkap setelah warga termasuk keluarga korban menggerebeknya," ujarnya.

Saat ini pelaku diamankan di Mako Polres Tasikmalaya Kota dan dijerat pasal 76 d Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan maksimal 15 tahun.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR