Sebanyak 44 Jemaah Umrah Asal Indonesia Tertahan di Arab Saudi Akibat Lockdown

Haji

Selasa, 24 Maret 2020 | 15:24 WIB

200324152503-seban.jpg

dok

Suasana Masjidil Haram, Mekah setelah mewabahnya virus Corona.

SEBANYAK 44 jemaah umrah asal Indonesia sejak 16 Maret lalu tertahan di Arab Saudi akibat penutupan ibadah umrah. Mereka tak bisa pulang ke Tanah Air dan hanya bisa berdiam diri di hotel dengan kondisi psikologis yang benar-benar "down".

"Kondisi jemaah umrah sudah down atau stres berat karena berada di hotel dan enggak bisa pulang ke Indonesia," kata pembimbing umrah Pengurus Silaturahmi Haji dan Umrah Indonesia (SAHI), Abdul Jabar, ketika dihubungi wartawan "PR", Sarnapi, Selasa (24/3/2020).

Lebih jauh Abdul Jabar mengatakan, ketika kebijakan penutupan ibadah umrah oleh pemerintah Arab Saudi pada 27 Februari lalu, ternyata sebagian jemaah Indonesia sudah masuk Tanah Suci.

"Awalnya jemaah tetap bisa melaksanakan ibadah umrah dan ibadah-ibadah lainnya di Masjid Nabawi maupun Masjidil haram. Malah situasinya lengang sebab jemaah umrah tak terlalu banyak sehingga gak berdesak-desakan," ujarnya.

Namun ketika jemaah umrah akan pulang ke Indonesia ternyata sudah tidak ada penerbangan. Pasalnya, pesawat dari Indonesia tak boleh mendarat di Bandara King Abdul Azis Jeddah maupun Bandara Madinah.

"Akhirnya kami dibawa ke hotel di Kota Jeddah sampai sekarang. Dari 44 jemaah sebanyak 17 jemaah ditempatkan di hotel daerah Jeddah, sedangkan sisanya di Madinah," katanya.

Untuk biaya sewa hotel dan makanan ditanggung oleh pihak biro perjalanan umrah, namun kemampuan keuangannya juga ada yang terbatas.

"Kami sudah lapor ke pihak Kedubes Indonesia maupun Komjen dan pihak mereka sudah pernah mendatangi kami di hotel. Namun pihak Kedubes Indonesia hanya mengatakan sabar dan tunggu tanpa solusi yang pasti, padahal kami ingin segera pulang ke Indonesia bagaimana pun caranya," katanya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR