FST UIN Bandung Gandeng Lazis Darul Hikam Produksi Hand Sanitizer

Bandung Raya

Selasa, 24 Maret 2020 | 06:44 WIB

200324064503-fst-u.jpg

FST UIN Bandung Gandeng Lazis Darul Hikam Produksi Hand Sanitizer.

JURUSAN Kimia Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung menggandeng Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah (Lazis) Darul Hikam Bandung memproduksi 100 liter hand sanitizer dan disinfektan.  

Hasil kerjasama ini dibagikan oleh Rektor Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si secara simbolik kepada masyarakat sekitar kampus UIN SGD Bandung dan wilayah Bandung Timur yang berlangsung di Gedung O. Djauharuddin AR, Senin (23/03/2020).    
 
Rektor menyampaikan penghargaan kepada Jurusan Kimia dan Lazis Darul Hikam yang telah berjuang memproduksi hand sanitizer dalam kondisi yang serba sulit terutama untuk  menyediakan bahan-bahannya.

"Hand sanitizer ini menjadi barang yang sangat diperlukan oleh  masyarakat, sehingga upaya produksi hasil kerjasama Jurusan Kimia FST dan Lazis Darul Hikam ini sangat perlu diapresiasi, terlebih dalam situasi bahan-bahan yang diperlukan sangat langka dan mahal," katanya.
 
Rektor mengatakan, wabah COVID-19 ini harus disikapi dengan bijak dan kita ambil hikmahnya.

"Tanda-tanda kekuasaan Allah Azza wa Jalla, yang Ia ciptakan di langit dan di bumi dan di antara keduanya, semua itu tidak diciptakan dengan sia-sia, tetapi mengandung tujuan yang sekaligus membuktikan tentang keesaan-Nya, termasuk virus Corona ini adalah makhluk Allah", ungkapnya.

Mahmud mengimbau kepada masyarakat agar selalu menggunakan dua pendekatan dalam menyikapi wabah ini. Pertama taati protokol yang telah ditetapkan pemerintah, misalnya dalam pendekatan secara medis. Kedua dengan pendekatan bathin, yaitu secara spiritual dengan selalu mengikuti kebiasaan-kebiasan dalam agama Islam seperti mendawamkan wudu dan berdoa seperti yang dicontohkan oleh para Nabi seperti oleh Nabi Nuh dan Nabi Muhammad SAW.

Sedangkan Ketua Jurusan Kimia Eko Prabowo mengatakan, pada tahap awal kerjasama dengan Lazis Darul Hikam ini berhasil diproduksi 100 liter sanitizer yang dikemas ke dalam beberapa kemasan, yaitu yang berbentuk spray dengan ukuran botol 250 ml, 500 ml dan 1 liter.

Sementara itu, menurut Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama FST Aep Saepuloh, selain memproduksi handsanitizer, kerja sama ini akan  berkembang dengan memproduksi disinfektan.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR