Internet Bisa-bisa Kolaps, Netflix dan YouTube Hilangkan Opsi High Definition Selama Lockdown Corona

Hiburan

Senin, 23 Maret 2020 | 03:00 WIB

200322231206-inter.jpg

dailymail

Pandemi Covid-19 atau virus corona ternyata ikut memengaruhi kualitas tampilan visual tayangan YouTube. Ya, mengikuti langkah Netflix, YouTube dan Amazon memutuskan untuk mengurangi kualitas streaming video khususnya di Eropa.

Dikutip dari DailyMail kemarin, langkah ini dilakukan guna mencegah kolapsnya jaringan internet. Kualitas prima di tengah lockdown dan social distancing dikhawatirkan membuat pengguna mengakses tayangan dalam waktu bersamaan secara massif.

Sejauh ini akun video menjadi salah satu bagian lalu lintas data internet yang paling banyak diakses. Keputusan ketiga platform berbasis video tersebut diambil berdasarkan rekomendasi kepala industri Uni Eropa Thierry Breton.

Rekomendasi disampaikan langsung pada pemilik YouTube yang juga CEO Alphabet Sundar Pichai serta CEO YouTube Susan Wojcicki. YouTube menyebut meski peningkatan dinilai masih normal dengan jam menonton yang lebih lama di jam-jam tertentu pihaknya mendukung langkah pencegahan.

"Untuk sementara kami tidak akan menjadikan kualitas tayangan sebagai opsi, semua otomatis berkualitas standar. Kami masih membicarakannya dengan regulator, pemerintah juga operator." Demikian pernyataan pihak YouTube yang berencana memberlakukan kualitas non-high definition (HD) selama 30 hari.

Sementara itu Breton menyebut inisiasi muncul menyusul paparan provider Eropa, Vodafone dan Deutsche Telekom yang menyebut terjadi peningkatan akses yang signifikan selama pembatasan aktivitas diberlakukan.

Juru bicara Prime Video menyebut, mencegah kolapsnya jaringan internet pihaknya sudah lebih dulu menurunkan kualitas. Demikian juga dengan Netlix yang memulainya sejak pertengahan pekan lalu. Mendapat apresiasi dari Global Data tampaknya untuk tahap awal pengurangan kualitas berlaku untuk satu bulan.

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR