KPU Pangandaran Lantik Anggota PPS untuk Pilkada 2020

Daerah

Minggu, 22 Maret 2020 | 14:11 WIB

200322140608-kpu-p.jpg

Agus Supriyatman

DI tengah kekhawatiran terhadap penyebaran virus Corona, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pangandaran menggelar pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran 2020, Minggu (22/3/2020).

Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkab Pangandaran dan memutuskan untuk kegiatan pelantikan PPS dapat dilaksanakan sesuai jadwal. Akan tetapi, untuk tahapan lainnya akan ditunda.

Pada pelantikan PPS kali ini, kata Muhtadin, tidak dilaksanakan di satu tempat namun dilaksanakan di masing-masing kecamatan. Hal ini untuk menghindari berkumpulnya banyak orang.

"Sesuai jumlah desa sebanyak 93 desa, maka jumlah PPS dilantik sebanyak 279 orang," terangnya.

Muhtadin manambahkan, saat pelantikan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Pangandaran sebagai bentuk proteksi diri. Mereka yang akan masuk ruangan dicek suhu tubuhnya dan diwajibkan menggunakan hand sanitizer.

Lebih lanjut Muhtadin mengatakan, pelantikan dibagi dua gelombang, pagi dan sore. Hal ini mengingat pelantikan harus dihadiri satu dari 5 komisioner KPU Pangandaran dan meminimalisir jumlah kerumunan masa.

"PPS ini akan bekerja dalam delapan bulan kedepan yakni dari tanggal 23 Maret hingga 23 November 2020. Seluruh tahapan pembentukan PPS sudah dilaksanakan dan kami berharap agar PPS bekerja secara netral dan berintegritas, karena suara rakyat harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Divisi Sosparmas dan SDM KPU, Maskuri Sudrajat mengaku sempat terjadi ketidakpastian apakah tahapan pelantikan PPS dapat dilakukan atau tidak. Pasalnya, di media massa disampaikan bahwa KPU RI menunda 3 tahapan pilkada, salasatunya pelantikan PPS.

"Namun setelah berkoordinasi bahwa yang mengalami penundaan adalah daerah yang masuk zona merah penyebaran Covid-19, sehingga akhirnya pelantikan ini dapat dilaksanakan," jelasnya.

Dengan situasi sekarang, lanjut Maskuri, bimtek PPS yang sudah dilantik juga ditunda menunggu arahan dari pusat.
"Kita tunggu arahan dari pusat untuk pelaksanaan Bimtek PPS ini,” ujarnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR