Perusahaan Otomotif Global Berlomba Berkontribusi Melawan Covid-19

Otomotif

Minggu, 22 Maret 2020 | 09:30 WIB

200322093035-perus.jpg

pixabay

ilustrasi

SEJUMLAH perusahaan otomotif global antara lain Volkswagen, General Motors, Ford dan BMW, berkontribusi memerangi pandemik virus corona baru (Covid-19). Mereka membuat alat medis berupa ventilator rumah sakit.

Ventilator, alat bantu bantu pernapasan pasien, menjadi peranti penting selama penanganan corona di rumah sakit, dan jumlahnya pun terbatas.

Dalam sebuah pernyataan dilansir Reuters pada Sabtu (21/3/2020), Volkswagen membentuk tim uji komponen guna memeriksa alat cetak tiga dimensi yang akan digunakan untuk mendesain ventilator.

"Peralatan medis adalah bidang baru bagi kami," demikian pernyataan Volkswagen.

"Tetapi setelah kami memahami persyaratannya, dan menerima cetak biru, kami dapat memulai dengan segera," kata Volkswagen.

General Motors juga ikut berupaya membasmi corona, dengan menggandeng perusahaan medis Ventec Life Systems untuk memproduksi ventilator dalam jumlah banyak.

"Kami bekerja sama dengan Ventec meningkatkan produksi ventilator yang sangat penting dalam mendukung upaya negara melawan pandemik Covid-19," kata CEO GM Mary Barra.

Merek mobil sport Porsche juga menyatakan siap membantu rumah sakit untuk melawan pandemik corona.

"Kami mengumpulkan ide-ide tentang apa yang bisa kami lakukan dalam hal memberi bantuan kemanusiaan," kata Kepala Eksekutif Oliver Blume.

Pembuat mobil mewah yang berbasis di Munich, BMW pun menyatakan siap membantu. "Produksi komponen (ventilator) menggunakan teknologi cetak 3D adalah suatu kemungkinan," kata mereka.

Pembuat mobil Swedia, Volvo mengajak pemerintah untuk menanggapi krisis secara serius dan menentukan langka-langkah dengan cermat.

"Saya pikir untuk ekonomi, kami perlu melakukan sesuatu yang drastis, daripada mencoba tindakan setengah hati yang berlangsung selamanya," kata Chief Executive Hakan Samuelsson.

"Kami melihat efek dari corona ini meningkat setiap hari," kata Hakan.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR