Polisi Memediasi DKM Masjid Raya dan Forum Komunikasi Siaga Umat

Bandung Raya

Jumat, 20 Maret 2020 | 17:23 WIB

200320172440-polis.jpg

POLSEKTA Regol melakukan pengamanan dan musyawarah dengan massa dari Forum Komunikasi Siaga Umat. Diketahui forum tersebut telah menurunkan spanduk untuk imbauan sementara tentang larangan salat di Masjid Raya Agung guna antisipasi penyebaran virus corona.

Kapolsekta Regol Kompol Auliya Djabar menyatakan, Polsekta Regol langsung bergerak cepat. Langkah yang dilakukan adalah dengan memediasi antara pihak Dewan Keluarga Masjid (DKM) Masjid Raya Bandung dan Forum Siaga Umat.‎

"Jadi selain melakukan pengamanan kami memediasi agar ada jalan keluar antara kedua belah pihak. Dicari lah bagaimana win-win solutionnya dan akhirnya kedua pihak sepakat dengan jalan keluar yaitu mengizinkan ibadah salat dilakukan di selasar masjid," kata Auliya saat diwawancarai Jumat (20/3/2020).

Menurut Auliya selama terjadi penurunan ini, pihak kepolisian lakukan monitoring di lokasi. Namun setelah ada mediasi massa akhirnya bisa menerima keputusan tersebut dengan baik. "Massa membubarkan diri sekira pukul 13.30 WIB, situasi pun kembali aman dan kondusif di lokasi," katanya.

Disinggung maksud dan tujuan kedatangan massa dari Forum Komunikasi Siaga Umat menurut Auliya ada beberapa poin. Poin-poin tersebut di antaranya menolak beberapa kebijakan Masjid Raya Bandung yang menghentikan aktivitas di masjid.

"Yah semisal majelis taklim dan majelis zikir yang sementara dihentikan. Selain itu yang utama adalah larangan tentang penghentian salat berjemaah di masjid, baik itu larangan salat berjemaah fardu dan salat Jumat," katanya.

Forum Komunikasi Siaga Umat menganggap bahwa kebijakan tersebut menghambat syiar Islam. Selain itu Forum menganggap lanjut Auliya, bahwa masjid adalah sebagai sumber wabah penyakit. Forum juga berpendapat yang seharusnya ditutup itu adal mal dan tempat hiburan.‎

‎Forum Komunikasi Siaga Umat pun akhirnya setelah dimediasi akhirnya bisa melaksanakan salat Jumat secara berjemaah. Sementara yang menjadi imam dan khatib dalam pelaksanaan salat Jumat tersebut adalah Arifin.

Pada kesempatan tersebut, Forum Komunikasi Siaga Umat pun memasang spanduk sebagai bentuk protesnya. Spanduk tersebut bertuliskan 'Yang Harus Ditutup Itu Mal, Tempat Umum, Bukan Cuma Masjid'. 

 

 

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR