Efek Corona, Cina Wajibkan Karyawan Bermasker Kuncir Kuda dan Minibuns Mendadak Tren

Ragam

Kamis, 19 Maret 2020 | 13:28 WIB

200319132733-efek-.jpg

dailymail

Mengenakan masker di tengah pandemi corona menjadi keharusan bagi kebanyakan orang. Tapi rupanya bermasker seharian bisa membuat telinga tak nyaman. Menyiasati ini warga Cina mendadak kreatif. Di antaranya dengan menjadikan rambut sebagai pengganti telinga. What..?

Dikutip dari DailyMail kemarin, sejumlah pengguna media sosial Negeri Tirai Bambu ramai-ramai memosting tips dan trik bermasker yang tak menjadikan telinga terasa sakit. Di antaranya dengan berkuncir atau membuat sanggul mini alias minibun dan menjadikannya cantelan masker.

From real to "artificial" buns..

Kuncir kuda for life.

Kumpulan tips dalam kompilasi klip yang lucu itu pun langsung viral dan mendapat pujian. Bukan soal gaya rambut mini bun atau menjadikan klip  kertas sebagai rantai penahan masker saja. Lebih dari itu netizen memuji sikap positif yang ditunjukkan para pekerja muda yang tampil dalam postingan.

“This is too funny!”, “ These people are adorable...”, “'They are very creative people. Now I want to try this!” Demikian di antara komentar yang bermunculan. Dan tak hanya karyawan perempuan, tak sedikit para pria yang ikut-ikutan dikuncir atau sanggulan dengan saputangan  sekalipun.

Live saving creativity next level.

Wajib bermasker.

Ada juga unggahan blogger tak kalah kreatif berisi tutorial tata rias dan rambut yang tetap stylish meski maskeran. Kreativitas dadakan ini muncul  terjadi pejabat Cina memerintahkan warga mengenakan masker wajah secara teratur guna  menahan penyebaran penyakit.

Jutaan warga Cina saat ini telah kembali bekerja setelah pemerintah menilai  pandemi corona yang meningkat di belahan dunia mulai terkendali. Beijing melaporkan kemarin hanya ada satu kasus domestik baru setelah 15.152 orang terinfeksi dalam lima minggu sebelumnya.






Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR