WhatsApp Luncurkan Pusat Informasi COVID-19

Teknologi

Kamis, 19 Maret 2020 | 13:47 WIB

200319124910-whats.jpg

WhatsApp baru saja mengumumkan dua inisiatif untuk mendukung upaya global dalam mengantisipasi pandemi Covid-19. Salah satu yang dilakukan adalah meluncurkan Pusat Informasi Covid-19 WhatsApp.

Lewat kolaborasi bersama WHO, UNICEF, dan UNDP, layanan chatting milik Facebook ini meluncurkan pusat informasi yang dapat diakses di situs whatsapp.com/coronavirus.

Dalam keterangan resmi yang diterima, situs ini menawarkan tips dan konten umum bagi seluruh pengguna di seluruh untuk mengurangi penyebaran rumor dan membuka akses pada informasi yang akurat.

Adapun situs ini berisi panduan sederhana bagi petugas kesehatan, tenaga pengajar, tokoh masyarakat, organisasi nirlaba, termasuk pemerintah dan pelaku bisnis yang menggunakan WhatsApp.

Lewat pusat informasi ini, pengguna juga dapat mengetahui panduan yang ditujukan bagi para grup-grup kecil agar dapat memanfaatkan fitur di aplikasi chatting ini secara optimal, yang juga disebarluaskan oleh UNDP.

Selain itu, perusahaan turut bekerja sama dengan WHO menghadirkan layanan hotline yang dapat digunakan pengguna seluruh dunia. Hotline ini menyediakan informasi tepercaya dan terdaftar dalam pusat informasi ini.

Pusat informasi ini menjalin pula kerja sama dengan sejumlah kementerian kesehatan nasional dan Lemabaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Singapura, Israel, Afrika Selatan, Brasil, dan Indonesia untuk memberikan informasi faktual.

"Kami ingin menyediakan pusat informasi sederhana yang dapat membantu menghubungkan orang-orang di saat yang penuh kewaspadaan ini, mengingat selama periode ini banyak yang mengandalkan WhatsApp," ujar Head of WhatsApp Will Cathcart.

WhatsApp Donasi USD 1 Juta
Sebagai bagian dari inisiatif ini, WhatsApp ikut menyalurkan donasi USD 1 juta untuk Jaringan Internasional Penguji Fakta (IFCN) asuhan Poynter Institute. Hal ini ini dilakukan untuk memperkuat aliansi fakta soal virus corona.

"Donasi yang diberikan WhatsApp di periode penting ini akan membantu pengujian fakta yang diterbitkan aliansi #CoronaVirusFacts untuk menjangkau lebih banyak orang serta membantu mereka membedakan antara fakta dan fiksi di tengah arus informasi yang tak terbendung seperti sekarang," tutur Director IFCN Baybars Orsek.

Menanggapi insiatif ini, Administrator UNDP Achime Steiner menuturkan bentuk penyampaian informasi terkini tentang Covid-19 pada komunitas lokal di seluruh dunia merupakan bagian penting dari upaya komunitas internasional membendung penyebaran virus.

"Kerja sama dengan perusahaan swasta seperti WhatsApp akan membantu penyampaian informasi penting secara real-time dari WHO dan tenaga kesehatan setempat kepada miliaran pengguna di seluruh dunia," ujarnya menjelaskan.

Sumber: Liputan6.com

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR