Efek Corona, Temani Gamers Selama Lockdown Pokémon Go Ubah Aturan Main

Ragam

Kamis, 19 Maret 2020 | 10:57 WIB

200319105659-efek-.jpg

dailymail

Pandemi Covid-19 ikut membuat Pokemon Go mengalami perubahan. Ini dilakukan Niantic Inc. pengembang game menyusul masa karantina hingga kebijakan  social distancing dan self-isolation sebagai upaya mengalami sebaran. Biasa dilakukan outdoor, perubahan disesuaikan dengan aktivitas di dalam ruangan.

Dikutip dari DailyMail kemarin, Niantic Inc.mengumumkan serangkaian perubahan pada mobile game tersebut dalam postingan blog baru-baru ini. Perubahan terbesar dilakukan pada Pokémon Go's Battle League, setingan di mana pemain berpengalaman bergabung dengan teman-temannya untuk bertarung dengan kelompok lain.

Let's hunt!

Sebelumnya syarat mengikuti sesi Battle League pemain harus berjalan setidaknya 3 km. Tetapi untuk 30 hari ke depan Niantic akan mengabaikan semua persyaratan yang mengharuskan gamers berjalan.

Ada juga penambahan jumlah habitat Pokemon yang  memudahkan pemain menemukan makhluk baru untuk ditangkap. Niantic pun memotong harga dupa, item yang sering digunakan yang menarik Pokemon saat pemain  mobile.

Tiga puluh paket dupa untuk satu Pokécoin akan bertahan selama satu jam, lebih lama 30 menit dari waktu standar. Pokécoins sendiri mata uang virtual yang dapat dibeli mulai dari $ 1 untuk 100 koin hingga $ 100 untuk 14.500 koin.

Augmented reality seluler game, got it?

PokéStops juga diubah dengan lebih sering memberikan hadiah berupa item khusus, item tambahan, dan banyak lainnya. Tapi yang paling penting, Niantic  menambah lama waktu dua perburuan sehingga pemain dengan level tinggi memiliki kesempatan lebih baik untuk mengumpulkan dua Pokemon ultra langka baru yang hanya tersedia dalam perburuan atau raid.

Perburuan Pokémon Go melibatkan tim yang berkumpul di tempat tertentu  yang telah ditetapkan sebagai ruang bawah tanah dalam game dengan satu karakter Pokémon yang sangat kuat menunggu di akhir game. Meski demikian pandemi Covid-19 membuat Pokémon ikut menyesuaikan diri.

Sudah diunduh 750 juta kali.

“Keamanan komunitas global para pemain adalah prioritas utama kami. Covid-19 menjadi tantangan bagi kita dan dunia untuk menyesuaikan diri. Kami berfokus pada pengembangan fitur dan pengalaman game yang tetap dapat dinikmati secara individual sekaligus bereksplorasi!"

Apa itu Pokemon?

Pokemon Go adalah augmented reality seluler game yang dikembangkan Niantic untuk perangkat Android dan iOS. Game pertama dirilis pada 6 Juli 2016 dan beroperasi pada model freemium yang memungkinkannya dimainkan secara gratis, meskipun item dan layanan tambahan memerlukan biaya.

Berdasarkan waralaba Pokemon yang sangat populer, game pada dasarkan berupa tantangan untuk menemukan, menangkap, dan melatih Pokemon yang muncul di layar seolah di dunia nyata.

Terlepas dari beragam kritik game ini terbukti sangat populer di kalangan gamer dan sejauh ini sudah diunduh  lebih dari 750 juta kali dalam setahun setelah dirilis. Menjadi fenomena Pokemon menjadi sasaran kritik.

Salah satunya peneliti mengungkap Pokemon bertanggung jawab atas sejumlah kerusakan akibat  insiden yang melibatkan kecelakaan mobil di AS saja. Ini karena pemain yang “anteng” dengn layar tak memperhatikan sekitar saat berada di luar berburu Pokemon. Namun review positif menilai Pokemon ikut  membantu orang berinteraksi.


Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR