Persib U-18 Perbaiki Konsentrasi Pemain

Maung Ngora

Kamis, 12 Maret 2020 | 20:34 WIB

200312203447-persi.jpg

SEJUMLAH evaluasi sudah masuk catatan tim pelatih Persib U-18. Dilihat dari beberapa pertandingan uji coba yang sudah dilakoni, konsentrasi pemain masih hal utama yang harus diperbaiki.

Dari laga uji coba dengan sistem double game yang dilakukan, para pemain kerap kehilangan konsentrasi. Akibatnya, gawang tim berjuluk Maung Ngora riskan dibobol tim lawan.

Asisten pelatih Persib U-18, Yusuf Rojali menjelaskan pemain mesti memperbaiki konsentrasi mereka. Pasalnya, jika menurun lini pertahanan Maung Ngora menjadi longgar sehingga lawan bisa dengan mudah mendapat peluang untuk mencetak gol.

Menurutnya, bukan hanya ketika diserang lewat open play, para pemain masih sering kehilangan konsentrasi terutama saat lawan mendapat peluang lewat bola mati.

"Hal utama yang akan kami perbaiki adalah konsentrasi pemain ketika bertahan, sehingga kordinasi antar pemain pun berjalan baik," kata Yusuf, Kamis (12/3/2020).

Yusuf menilai para pemainnya kerap kehilangan konsentrasi dan penjagaan terhadap pemain lawan. Itu bisa dilihat ketika timnya mampu menang dari dua lawan berbeda akhir pekan lalu.

Meski menang, dari dua pertandingan tersebut Persib U-18 kebobolan dua gol lewat proses yang hampir sama yakni bola-bola mati. Dua dua laga tersebut, Persib U-18 menang 4-1 melawan STKIP dan 9-1 melawan Langensari FC.

"Dua gol itu tercipta lewat proses dari bola mati. Itu menjadi evaluasi dan pekerjaan rumah bagi pemain," ungkapnya.

Yusuf menambahkan, guna meningkatkan kualitas permainan individu dan tim, setiap pemain di tim Persib U-18 diberi kesempatan yang sama dalam setiap pertandingan uji coba. Selain untuk melihat perkembangan pemain, itu pun menjadi cara supaya pemain semakin memahami satu sama lain.

Dengan rotasi pemain, pemain mendapat waktu bermain. Apalagi, saat ini tim Persib U-18 pun diperkuat oleh beberapa pemain baru dan juga promosi dari Akademi Persib.

"Dari double game kemarin, kami memainkan semua pemain, baik pemain lama, baru juga pemain promosi Akademi Persib. Kami lakukan dengan sistem rotasi agar setiap pemain di tim berkembang," tambah Yusuf.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR