Bursa Pariwisata Terbesar di Dunia di Berlin Batal Digelar Gara-gara Virus Corona

Pariwisata

Sabtu, 29 Februari 2020 | 05:55 WIB

200229055628-bursa.jpg

dok

ilustrasi

BURSA pariwisata terbesar di dunia, Internationale Tourismus Boerse (ITB) Berlin pada 4-5 Maret 2020 batal digelar karena kekhawatiran pada wabah virus corona.

Pembatalan pameran pariwisata ITB Berlin yang akan diikuti Indonesia disampaikan Ketua penyelenggara Messe Berlin, Christian Göke. Dalam keterangannya Jumat (28/2/2020) waktu setempat menyebutkan, jika acara digelar pihaknya akan menanggung beban tanggung jawab yang sangat penuh risiko bagi keamanan dan kesehatan para tamu, peserta pameran, dan seluruh karyawan.

“Dengan hati yang berat kita harus melihat pembatalan yang diperlukan atas ITB Berlin 2020,” ujar Christian Göke.

Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi Sekretariat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Sekretariat Utama Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Agustini Rahayu, kepada Antara London, mengatakan tim teknis yang akan membangun konstruksi paviliun Indonesia di ITB Berlin, bahkan sebagian di antaranya sudah berangkat ke Berlin.

“Ini pertama kalinya dalam sejarah ITB di-cancel hanya lima hari sebelum acara dilaksanakan,” ujar Agustini Rahayu yang pernah menjabat Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran II Regional IV (Eropa) Kementerian Pariwisata.

Saat ini sejumlah anggota timnya sedang dalam perjalanan menuju Berlin dan terpaksa akan segera diterbangkan kembali ke Tanah Air.

Indonesia yang sejak 1967 berpartisipasi dalam ajang bergengsi itu, pada 2013 pernah menjadi “partner country” bagi acara bursa pariwisata terbesar dunia itu.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR