Persib dan Persikabo Diminta Ikuti Aturan Negara

Liga Indonesia

Jumat, 28 Februari 2020 | 19:35 WIB

200228193516-persi.jpg

Menpora Zainudin Amali (kiri) bersama Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali meminta kepada Persib Bandung dan Persikabo untuk mengikuti aturan negara. Keduanya tersandung masalah sponsor jelang bergulirnya Liga 1 2020.

Persib menaruh kalimat "Pria Punya Selera" di bagian pundak jersey-nya. Hal itu diasosiasikan dengan produk rokok kenamaan di Indonesia.

Merujuk hal itu, tim berjuluk Maung Bandung melanggar pasal 36-27 Peraturan Pemerintah 109/2012. Karena telah mencerminkan sebuah produk rokok.

Jersey Persib

Sedangkan Persikabo menaruh nama sebuah situs judi di bagian depan jersey. Hal itu membuat mereka dianggap melanggar pasa 27 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang transaksi elektronik.

Masalah yang membelit Persib dan Persikabo ini mendapat banyak perhatian dari publik. Pasalnya, sepak bola adalah olahraga populer di Tanah Air.

Amali pun turut memperingatkan Persib dan persikabo. Dia tak ingin nantinya ada pelanggaran peraturan negara yang membuat Liga 1 2020 terganggu.

"Untuk sponsor kan sudah da aturannya. Ya sudah, ikuti saja itu. Ikuti aturan Undang-Undang," tegas Amali, Jumat (28/2/2020).

Jersey Persikabo

"Pokoknya, semua kegiatan atau apapun itu, ikuti UU. Bukan cuma sepakbola, tapi semua kegiatan olahraga," imbuhnya seperti dilansir dari viva.co.id.

Sebelumnya, PT Liga Indonesia Baru (LIB) juga sudah mengeluarkn surat imbauan terkait masalah ini. Namun, mereka tidak dengan tegas melarang.

Begitu juga Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Dia mengatakan masalah situs judi jadi sponsor klub tidak ada aturannya di Indonesia, bahkan di luar negeri sudah biasa.

"Tidak ada aturan yang mengatur sponsor dari situs judi. Hanya ada aturan sponsor yang berkaitan dengan rokok dan alkohol. Kasus ini pertama di Indonesia. Di luar negeri biasa, ini hanya soal kepatutan," tegas Iriawan.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu juga memberi tahu sudah berbicara dengan Satgas Antimafia Bola. Dari sana diketahui, mereka juga tidak mempermasalahkan, selama situs judi tersebut tak turut campur dalam pengaturan skor.

"Satgas bilang tidak ada masalah. Selama situs judi itu tidak ikut mengatur skor. Nanti Pak Cucu akan komunikasi dengan pihak manajemen Persikabo. Aturannya tidak ada. Tidak kena hukum negara maupun hukum sepakbola atau regulasi," pungkas jenderal bintang tiga ini.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR