Lapas Kelas II A Subang Berstatus Minimun Security

Daerah

Jumat, 28 Februari 2020 | 11:37 WIB

200228113823-lapas.jpg

Dally Kardilan

Kepala KPLP Lapas Kelas II Subang, Kheymal Wijaya sedang menjelaskan sarana olahraga termasuk lapangan tembak.

LEMBAGA Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Subang di Jalan Veteran, Subang ditunjuk oleh pusat menjadi Lapas Minimum Security dengan semangat pemberdayaan karena visi dari pemasyarakatan adalah reintegrasi sosial yang sehat. Pembinaanya lebih diarahkan ke masalah yang bernilai ekonomi.

“Kalau jumlah warga binaan dan titipan di sini memang tidak ideal lagi, artinya sudah melebihi. Tetapi kita tetap berusaha memaksimalkan pengamanan dan pembinaannya, “kata Kepala Lapas Subang, Kusnali didampingi Kasi Kegiatan Kerja, Iwa Bachtiar, Jumat (28/2/2020).

Pihaknya juga telah melakukan kegiatan media gathering secara serentak se-Indonesia dan tidak menutup kemungkinan digelar kembali untuk lebih meningkatkan kemitraan dan mempublikasikan kegiatan di lapas guna mewujudkan citra pemasyarakatan yang positif.

“Bisa saja nanti olahraga bersama dan latihan menembak karena di sini sudah cukup memadai termasuk untuk panahan, “kata Iwa. Semua ini sebagai bentuk resolusi pemasyarakatan yang telah dicanangkan oleh Dirjen Pemasyarakatan.

Dijelaskan, Lapas Kelas II Subang dengan luas 5 hektar dilengkapi adanya pesawahan, kolam ikan dan tanaman hidroponik sehingga bisa membantu ketahanan pangan karena dalam pembinaannya sendiri ada kemandirian dan kepribadian. Sekaligus bisa menghasilkan pendapatan negara bukan pajak.

“Yang jelas kita tetap konsekwen melaksanakan peraturan sesuai standar operasional prosedur guna mewujudkan zona integritas WBK dan WBBM, “ungkapnya. Ditambah dengan adanya resolusi pemasyarakatan dengan sendirinya harus meningkatkan kinerja layanan publik.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR