Plt Kakanwil Kemenag Jabar Ingatkan CPNS Tak Percaya Oknum Obral Janji Loloskan Peserta

Bandung Raya

Kamis, 27 Februari 2020 | 16:17 WIB

200227161839-plt-k.jpg

PLT Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Barat, H. A. Handiman Romdony mengingatkan agar peserta SKD calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kemenag Jabar, tak mempercayai oknum-oknum tertentu yang menjanjikan bisa memfasilitasi masuk atau diterima jadi PNS.

“Jadi saya ingatkan kembali bahwa sesi ini murni, jangan ada yang percaya pada oknum-oknum tertentu yang menjanjikan bisa meloloskan para peserta. Kalau ada yang mengiming-imingi seperti itu, segera laporkan ke BKN (Badan Kepegawaian Nasional) atau kantor wilayah,” ungkap Dony –sapaan akrab Romdony--- pada pelaksanaan hari pertama SKD CPNS Kementerian Agama Jawa Barat di Graha Batu Nunggal Indah, Kamis (27/2/2020).

Ia menyebutkan, kalau ada yang menjanjikan bisa meluluskan itu sudah bisa dipastikan penipuan. “Sebab yang bisa meloloskan CPNS adalah para peserta sendiri, bukan orang lain. Apalagi sekarang hasilnya bisa langsung dilihat. Karenanya kepada para peserta jangan sampai lupa saat ikut tes membawa persyaratan-persyaratan seperti kartu tes dan KTP asli. Jika salah satu tidak dibawa dianggap gugur. Harapan untuk para peserta menjaga kondisi hingga dapat mengikuti tes dalam keadaan sehat dan lancar,” imbaunya.

Pada tes dilakukan, terlihat peserta CPNS bersemangat hingga gerimis pun tidak mengusik antrean mereka. Terlihat Dony meninjau langsung pelaksanaan tersebut, sesekali menyapa peserta CPNS yang sedang mengantre.

Dony mengatakan, bahwa hari pertama pelaksanaan SKD CPNS Kementerian Agama Jawa Barat diikuti 2.500 peserta CPNS yang sesuai dengan jadwalnya. "ke-2.500 peserta CPNS dibagi dalam 5 sesi dengan jumlah 1 sesinya sekitar 500 peserta. Sedangkan untuk total keseluruhan yang akan mengikuti Tes SKD hingga 6 hari ke depan adalah 14.433 peserta," jelasnya.

Adapun pada hari pertama ini, lanjutnya, diawali dengan peserta CPNS yang merupakan gabungan beberapa Satker Kementerian Agama yaitu UIN SGD Bandung, IAIN Cirebon, BDK Kota Bandung, UPT Asrama Haji Bekasi, dan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat.

"Hanya hari pertama saja gabungannya, selanjutnya akan diteruskan peserta CPNS untuk Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat yang berjumlah 12.947 peserta," ujarnya.

Pada kesempatan hari pertama ini, Romdony berpesan kepada seluruh peserta SKD CPNS Kementerian Agama untuk tetap optimistis dan percaya pada kemampuan diri sendiri.

"Pemerintah sudah membentuk sistem penerimaan CPNS yang bersih dengan seleksi SKD ini, maka diharapkan kelulusan dari seleksi ini akan menghasilkan PNS yang unggul, bersih dan profesional," tegasnya.

Ia juga kembali menegaskan untuk tidak mempercayai calo atau oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab yang menjanjikan atau mengiming-imingi kemudahan kelulusan CPNS.

"Apalagi menggunakan praktik mistis dengan menggunakan jimat yang sangat tidak diperlukan. Tetaplah berikan usaha terbaik dan hasilnya serahkan pada Allah SWT dengan keikhlasan dan ketulusan," pesannya.

Pelaksanaan SKD CPNS Kementerian Agama Jawa Barat berlangsung selama 6 hari dari tanggal 27 Februari - 3 Maret 2020 bertempat di Graha Batu Nunggal Indah Bandung.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR