Calon Penonton Java Jazz Festival dari Cina Minta Refund Tiket Akibat Korona

Hiburan

Kamis, 27 Februari 2020 | 09:44 WIB

200227094513-sejum.jpg

WABAH virus corona cukup berdampak bagi calon penonton Java Jazz Festival 2020 yang berada di luar Indonesia.

President Director Java Festival Production, Dewi Gontha mengatakan ada beberapa penonton asal Cina yang batal menonton Java Jazz Festival 2020 dan minta uang pembelian tiket dikembalikan.

"Mereka menghubungi kami 'saya posisi ada di Cina sehingga kami tidak bisa keluar. Apakah boleh refund' itu kami akomodir," kata Dewi Gontha di Jakarta Pusat, yang dilansir suara.com, Kamis (27/2/2020).

Menurut Dewi, tiket yang sudah dibeli sebenarnya tak dapat direfund. Namun untuk kasus merebaknya virus corona, dia memakluminya.

"Karena sebenarnya porsi kita no refund. Cuma kondisi saat ini keadaan yang kita harus mengakomodir," ujar dia.

"Mereka mengatakan kepada kami mereka di sana. Kita cek pada saat dia isi data diri memang posisi mereka di sana, baiknya kita refund," katanya lagi.

Dewi memastikan bahwa saat ini jumlah calon penonton yang meminta refund tiket Java Jazz dari Cina tak terlalu banyak.

Sementara, calon penonton dari Australia akan tetap hadir dalam festival musik yang sudah digelar sejak 16 tahun itu

."Tadi saya masih menjawab orang dari Australia, tanya saya hotel terdekat," kata Dewi.

Java Jazz Festival digelar mulai 28 Februari hingga 1 Maret 2020 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Setidaknya ada 50 artis lokal dan mancanegara yang akan memeriahkan festival musik jazz bergengsi itu. Nantinya ada penampilan spesial dari The Jackson dan Omar Apollo.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR