Bupati KBB Janji Tingkatkan Anggaran Kesehatan Bagi Warga Miskin

Bandung Raya

Rabu, 26 Februari 2020 | 20:33 WIB

200226203355-bupat.jpg

Twitter

BUPATI Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna berjanji setiap tahunnya akan menaikkan anggaran kesehatan bagi warga miskin. Pada APBD 2020, Pemkab Bandung Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp 24 miliar lebih untuk mengcover iuran BPJS Kesehatan bagi 80.722 warga kurang mampu sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI)

"Lima tahun masa kepemimpinan saya, Insya Allah anggaran untuk kesehatan akan terus dinaikkan. Kebijakan ini merupakan komitmen saya untuk mencapai suksesnya program Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan menyeluruh bagi seluruh penduduk," jelas Bupati Umbara kegiatan sosialisasi Jaminan Kesehatan kepada petani di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (26/2/2020).

Menurutnya, Pemkab Bandung Barat terus berupaya mengalokasikan anggaran kesehatan yang berpihak kepada rakyat. Walaupun diakuinya anggaran pemerintah daerah sangatlah terbatas dan harus dibagi untuk bidang lain, seperti infrastruktur.

"Ya memang anggaran yang ada tidak serta merta hanya untuk bidang kesehatan, tapi bidang-bidang lain juga harus diperhatikan. Tapi saya berkomitmen selama memimpin Bandung Barat, tiap tahun anggaran kesehatan harus naik," tuturnya.

Sementara itu, sekitar 79 persen penduduk Kabupaten Bandung Barat sudah masuk kepesertaan BPJS Kesehatan. Dengan demikian tinggal sekitar 500 ribu jiwa dari total penduduk 1,7 juta jiwa yang belum tercover layanan kesehatan tersebut.

"Artinya, sebanyak 79 persen penduduk sudah tercover BPJS Kesehatan, untuk mencapai UHC, kami memiliki target 21 persen atau sekitar 300 ribu jiwa didorong untuk memiliki kartu jaminan kesehatan," kata Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, dr. Bellza Rizki Ananta saat menghadiri kegiatan sosialisasi Jaminan Kesehatan kepada petani di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (26/2/2020).

Menurutnya, dengan adanya alokasi anggaran dari pemerintah daerah, akselerasi pencapaian UHC semakin terlihat. Pihak BPJS Kesehatan terus bersinergi mendorong agar kesadaran masyarakat akan pentingnya jaminan kesehatan terus meningkat.

Di tempat yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cimahi, Sri Wahyuningsih mengapresiasi kebijakan Pemkab Bandung Barat yang mengalokasikan anggaran kesehatan cukup besar pada APBD 2020.

Anggaran khusus untuk jaminan kesehatan penduduk miskin, totalnya sebesar Rp 24.410.332.800 bagi 80.732 warga miskin dengan asumsi setiap iuran peserta Rp 42.000 per bulan.

"Kami mengapresiasi kebijakan Pemkab Bandung Barat yang memasukan warganya dalam kepesertaan BPJS Kesehatan," kata Sri.

Ia menambahkan, kepedulian kepala daerah dalam menyukseskan program nasional Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN - KIS) menjadi kunci penting. "Jika kepala daerahnya peduli, lebih mudah dalam menyukseskan program jaminan kesehatan ini," tandasnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR