946 Warga Galian Patimban Terisolir Banjir

Daerah

Rabu, 26 Februari 2020 | 17:50 WIB

200226175124-946-w.jpeg

Dally Kardilan

Warga Galian Patimban Kecamatan Pusakanagara sedang dievakusi karena sakit, termasuk balita dan ibu hamil.

BANJIR yang melanda beberapa daerah di wilayah kecamatan pesisir pantai Utara (Pantura), hingga kini masih belum surut. Bahkan ada satu dusun di Desa Patimban yang terisolir.

Camat Pusakanagara, Mochamad Rudi didampingi Kapolsek, AKP Hidayat, Danramil, Kapten Inf.Sanadi yang ditemui usai meninjau lokasi, Rabu (26/2/2020) membenarkan, kalau dusun yang dimaksud Dusun Galian dan Siwalan terisolir karena jalan masih tergenang setinggi 1 meter.

Disebutkan, jalan sejauh 1 km lebih sejak kemarin digenangi air sehingga terputus tidak bisa dilalui. Selain kondisi air cukup dalam juga arusnya deras. "Kita masih memerlukan bantuan perahu karena hanya ada dua dari tim resque Damkar Subang dan angkatan laut," katanya.

Sebab dikuatirkan kalau hujan dari hulu masih tinggi akan bertambah, dan warga akan tetap terisolir. Di dusun tersebut terdapat 412 kepala keluarga dengan jumlah 946 orang.

TRC Dinas Kesehatan dibantu relawan dari PMI Kabupaten Subang terus melakukan evakuasi dan memeriksa kesehatan warga. Bahkan untuk lansia, ibu hamil dan balita diprioritaskan untuk dibawa ke tempat yang lebih aman.

Sementara data yang diperoleh hingga sore tercatat, wilayah Kecamatan Pamanukan 4 desa ketinggian air antara 20-60  dengan jumlah rumah 11.604 lebih terendam banji dan yang mengungsi  3 ribuan, lahan sawah mencapai 410 hektare. Kecamatan Legon Kulon tidak jauh berbeda dengan jumlah rumah yang terendam 1.276 di 4 desa, Kecamatan Tambakdahan yang terendam tinggal pesawahan sekitar 1.210 hektare, Kecamatan Pusakanagara di 3 desa dengan jumlah rumah mencapai lebih dari 50 rumah, termasuk Kecamatan Pusakajaya yang tinggal ratusan hektare sawah.

Kecamatan Ciasem yang masih terlihat di desa, Ciasem Hilir, Dukuh, Jatibaru  dan Ciasem Tengah dengan ketinggian air mencapai 50 cm, jumlah rumah mencapai 2 lebih dan luas sawah 750 hektare. Kecamatan Blanakan di 4 desa dengan ketinggian air mencapai 20 cm merencam 947 rumah dengan sawah 292 hektare. Sedangkan di Kecamatan Pabuaran genangan air bervariasi di 3 desa yang tergenangi areal pesawahan dan sarana pendidikan serta sosial.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR