Sesuai Baku Mutu, Satgas Citarum Harum Buka Lokalisir Outlet PT BCP

Bandung Raya

Rabu, 26 Februari 2020 | 17:16 WIB

200226171730-sesua.jpg

SATUAN Tugas (Satgas) Citarum Harum Sektor 4/Majalaya telah membuka lokalisir outlet pabrik pencelupan PT Bintang Cipta Perkasa (BCP) di Jalan Leuwidulang No. 24 Desa Sukamaju Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, Rabu (26/2/2020) sekitar pukul 11.10 WIB.

Sebelumnya pada Selasa 4 Februari 2020 lalu atau selama tiga minggu ini, outlet saluran pembuangan limbah cair dari perusahaan tersebut dilokalisir oleh Satgas Citarum Harum Sektor 4/Majalaya, karena membuang limbah tidak sesuai baku mutu sebagaimana ditentukan pemerintah.

Dibukanya lokalisir outlet PT BCP itu dipimpin langsung Komandan Sektor 4 Satgas Citarum Harum Kolonel Inf. Asep Nurdin didampingi Komandan Kompi (Danki) Sektor 4 Letda Arh. Dwi Iswantoro, dan jajaran Satgas Citarum Harum lainnya.

Direktur PT BCP Mr. Shen Lian Huan beserta pegawai PT BCP lainnya, Dewi dan pekerja di bagian instalasi pengolahan air limbah (IPAL) PT BCP Dadi Nandang, turut menyaksikan langsung dibuka lokalisir outlet PT BCP tersebut. Perwakilan Babinsa, Babinkamtibmas dan aparat Desa Sukamaju, turut menyaksikan dibukanya lokalisir outlet  tersebut.

Untuk diketahui, dibukanya lokalisir outlet PT BCP oleh Satgas Citarum Harun itu, berdasarkan plan tes limbah BCP dibagi menjadi 2 bagian dari sampel limbah yg diambil mulai air limbah sesudah filter menunjukkan Turbidity 22, total suspended solid (TSS) 18, Color  208, Ph 6,7, Tds 1220, chemical oksigen demand (COD) 32  dan setelah proses koagulan dibak lamela yg menunjukan hsl Turbidity 30, TSS 23, Color 280, Ph 6,8, Tds 1230 dan COD 116.

Komandan Sektor 4 Satgas Citarum Harum Kolonel Inf Asep Nurdin menegaskan, dibukanya lokalisir outlet PT BCP itu, setelah tiga minggu lamanya Satgas Citarum Harum melokalisir outlet saluran pembuangan limbah cair tersebut yang mengalir ke selokan dan bermuara ke Sungai Citarum. 

Dibukanya lokalisir outlet itu, lanjutnya, setelah pihak perusahaan memperbaiki proses pengolahan air limbah sesuai baku mutu yang ditentukan pemerintah melalui  proses IPAL.  Selama proses lokalisir outlet perusahaan tersebut, Satgas Citarum Harum memonitor perkembangan proses pengolahan air limbah melalui IPAL yang ada di dalam perusahaan dan betul-betul hasil pengolahan air limbahnya sesuai baku mutu sebelum dibuang ke Sungai Citarum.

"Dibukanya lokalisir outlet tersebut, atas dasar perusahaan memiliki komitmen dengan Satgas Sektor 4, tidak akan mengulangi perbuatan atas dasar pencemaran lingkungan dengan tidak membuang limbah tidak diolah sesuai dengan baku mutu," tegas Kolonel Inf. Asep Nurdin saat membacakan berita acara pemeriksaan ketaatan pengolahan lingkungan di PT BCP.

Kolonel Inf. Asep Nurdin berharap kepada pihak perusahaan untuk memerhatikan kesejahteraan para pekerja di bagian IPAL. Selain itu memperhatikan sumber daya manusia (SDM) di bagian IPAL yang benar-benar paham proses pengolahan air limbah cair.

"Jangan sampai ada celah dan peluang mereka berbuat kurang bagus. Kami berharap kepada pihak perusahaan jika ada permasalahan di lapangan untuk lapor ke Satgas, supaya ada solusinya," ungkapnya.

Kolonel Inf Asep Nurdin kembali menegaskan, dilaksanakannya lokalisir outlet PT BCP sebelum dibuka lokalisir outlet itu, karena kondisi lingkungan sedang terancam. "Saat itu, air limbah yang dibuang PT BCP belum sesuai baku mutu. Saat ini, Satgas sudah cek lapangan, hasilnya banyak perubahan," katanya.

Komandan Sektor 4 berharap ke depannya, baik PT BCP maupun perusahaan lainnya membuang air dari sisa pengolahan IPAL sesuai baku mutu yang sudah ditetapkan pemerintah.

"Jika diketahui lagi ada perusahaan membuang limbah ke Sungai Citarum tak sesuai baku mutu, Satgas siap melakukan lokalisir outlet tersebut. Ini sebagai bentuk komitmen Satgas dalam penanggulangan kerusakan DAS Citarum," katanya.

Ia pun berharap, para pegawai di bagian IPAL untuk disiplin dan jangan sampai terjadi human error. Dengan harapan PT BCP ini menjadi contoh bagi perusahaan lokal lainnya.

"Dibuka lokalisir outlet PT BCP ini karena hasil pemantauan sudah lebih bagus. Saya apresiasi BCP telah melaksanakan progres yang baik. Jangan menyebabkan fatal terjadi lagi lokalisir. Kami berharap kepada pihak perusahaan untuk dikontrol para pegawai IPAL, jangan sampai terjadi lagi kesalahan," katanya.

Sementara itu, Direktur PT. BCP Mr. Shen Lian Huan diwakili pihak perusahaan lainnya Dewi, pada saat dibukanya lokalisir outlet itu turut menyampaikan dan membacakan  pernyataannya di depan Komandan Sektor 4 Satgas Citarum Harum.

"Tidak akan membuang air limbah yang belum diolah dan diproses IPAL ke sungai yang tidak sesuai dengam baku mutu," kata Shen Lian Huan.

Pada pernyataan itu pula, imbuh Shen Lian Huan, pihak perusahaan berkomitmen untuk mensukseskan program pemerintah mengenai gerakan Citarum Harum dan mendukung percepatan pengendalian pencemaran dan kerusakan aliran Sungai Citarum.

"Berkomitmen akan melakukan optimalisasi IPAL dengan cara memaksimalkan sistem pengolahan IPAL secara biologi dan fisika kimia yang telah ada di perusahaan kami," katanya.

Masih dalam pernyataan itu, Shen Lian Huan mengungkapkan, akan mendukung progran pemeliharaan lingkungan hidup di sekitar perusahaannya. Salah satunya dengan cara memberikan bantuan berupa swadaya pabrik secara materi yang akan disalurkan sesuai prioritas dari pembangunan fasilitas kebutuhan masyarakat sekitar.

Shen Lian Huan menyatakan, walaupun lokalisir outlet itu sudah dibuka, tetap minta bimbingan dari Satgas Citarum Harum. "Kami tetap meminta dukungan dan bantuan dari Satgas Citarum Harum dalam upaya membimbing dan membina proses pengolahan IPAL di perusahaan kami," katanya.

Shen Lian Huan pun berharap pabrik yang dikelolanya bisa lebih besar, supaya bisa menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi.

"Pabrik ini tujuannya untuk membuka lapangan kerja," pungkasnya.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR