Wagub Minta BSN Gencar Sosialisasi KLT di Bandung

Bandung Raya

Rabu, 26 Februari 2020 | 13:45 WIB

200226134652-wagub.jpg

H. D. Aditya

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum

WAKIL Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum meminta Badan Standarisasi Nasional (BSN) gencar menyosialisasi kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro kecil menengah (UMK) terkait kehadiran Kantor Layanan Teknis (KLT) di Gedung Graha Pos Indonesia, Lantai 1, Jalan Banda, Bandung.

"Peresmian KLT ini harus dibarengi gerakan sosialisasi. Kalau sudah diresmikan, tapi 'cicing' (diam, red), tanpa ada sosialisasi, ya manfaatnya tidak akan signifikan," kata Uu usai meresmikan KLT BSN Bandung, Rabu (26/02/2020).

Ia berharap keberadaan KLT BSN ini bisa segera diketahui pelaku UMKM di Jabar. "Jadi masyarakat bisa cepat tahu, sehingga cepat termanfaatkan," ujarnya.

Ia pun mengapresiasi kehadiran KLT BSN di Kota Bandung sehingga pelaku usaha tak perlu ke Jakarta atau luar negeri untuk mendapatkan sertifikat SNI atau standarisasi lainnya.

"Sudah selayaknya saat ini pemerintah kian meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga kepercayaan masyarakat kepada pemerintah tetap terjaga. Jangan sampai pemerintah ditinggalkan masyarakatnya. Itu bahaya," ujarnya.

Ia pun mengimbau kepada pelaku UMKM yang telah mendapatkan SNI agar mulai berorientasi ekspor. "Jangan jadi jago kandang. Mulai lakukan kegiatan ekspor. Soalnya pasar ekspor ini potensinya sangat besar, baik dari sisi pendapatan, devisa negara maupun membantu pertumbuhan ekonomi," ujarnya.

Badan Standardisasi Nasional (BSN) meresmikan Kantor Layanan Teknis (KLT) di di Gedung Graha Pos Indonesia, Lantai 1, Jalan Banda, Bandung, Rabu (26/02/2020).

Peresmian dilakukan oleh Kepala BSN, Bambang Prasetya dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum.

Kehadiran KLT BSN di Bandung, masyarakat Bandung dan Jawa Barat akan semakin mudah untuk mendapatkan layanan standardisasi dan penilaian kesesuaian (SPK).

Selain itu, diharapkan jumlah pelaku usaha khususnya UMKM yang menerapkan SNI serta lembaga penilaian kesesuaian seperti laboratorium dan lembaga sertifikasi di wilayah ini akan semakin meningkat.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR