Kecewa Tak Bisa Saksikan Langsung Launching Persib, Bobotoh: Kami Dianggap Sebelah Mata

Persib

Selasa, 25 Februari 2020 | 21:27 WIB

200225212712-kecew.jpg

Ferdy Soegito Putra

Sejumlah Bobotoh tak bisa masuk ke area lauching tim Persib, di Hotel Harris, Jln. Peta, Kota Bandung, Selasa (25/2/2020).

SEJUMLAH Bobotoh mengaku kecewa karena tidak bisa melihat kemeriahan launching tim Persib 2020 di Harris Hotel, Jln. Peta, Kota Bandung, Selasa (25/2/2020) malam. Para Bobotoh itu mengatakan momen perkenalan tim seharusnya dilakukan di hadapan seluruh supporternya.

Seperti yang dialami oleh dua bobotoh asal Kabupaten Bandung, Rendy (22) dan Cecep Haryadi (24). Mereka mengaku diusir ketika berusaha memasuki acara launching. "Saya dari Kopo sengaja mau nonton. Dan ketika ke sini ternyata harus pakai undangan," kata Rendy.

Rendy mengaku tidak mengetahui jika acara launching hanya berlaku untuk undangan khusus. Sehingga launching persib musim ini dinilai lebih sulit dihadiri dibandingkan musim-musim sebelumnya.

Kedepan dia hanya berharap, launching tidak dilakukan secara tertutup dan eksklusif. "Harus lebih terbuka kalau launching seperti ini agar Bobotoh bisa menyaksikan pemain Persib siapa saja. Jangan tertutup begini harus terbuka, kan Bobotoh juga ingin melihat," tegas Rendy.

Sementara itu, Ginanjar juga turut kecewa dengan acara launching persib tahun ini. Menurutnya Persib tidak bisa dilepaskan dari Bobotoh.

"Ya sebagai Bobotoh biasa, menurut saya pribadi sangat kecewa. Launching itu mestinya memperkenalkan tim ke semua supporternya karena tim itu walaupun milik PT tapi tidak bisa dilepaskan dari suporternya itu sendiri," tegas Ginanjar.

Dia pun mengatakan Bobotoh merupakan komponen penting didalam sepak bola. Bahkan Bobotoh dinilai telah memberikan pemasukan bagi tim.

"Suporter kalau dilihat lebih jauh itu sangat berperan penting buat kelangsungan tim itu sendiri, mulai dari pemasukan tiket. Coba misalkan satu partai home pendapatan Persib minimal Rp 1 miliar kali 17 pertandingan di home," katanya.

Belum lagi dari pembelian merchandise dan hak siar. Persib dikatakan tidak akan mendapatkan sponsor apabila dukungan dari suporternya minim.

"Belum lagi dari merchandise hak siar dan sponsor itu sendiri pasti liat dari animo Bobotohnya. Ga mungkin lah kalau sponsor mau mensponsori ke klub tanpa liat basis suporter klubnya," katanya.

Sehingga, semestinya launching dibuat untuk para Bobotoh bukan pihak-pihak tertentu. Dan ia merasa jika Bobotoh sudah dipandang sebelah mata oleh Persib.

"Semestinya launching itu buat Bobotoh umumnya bukan hanya pihak-pihak tertentu.. Kalau secara garis besarnya Bobotoh sudah dilihat sebelah mata cuma dimanfaatkan buat kepentingan-kepentingan tertentu saja," pungkasnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR