Gojek dan Grab Bakal Merger? Ini Tanggapan Menkominfo

Nasional

Selasa, 25 Februari 2020 | 19:53 WIB

200225194926-gojek.jpg

lensaiindonesia

KABAR angin berembus. Dua perusahaan ride-hailing, Gojek dan Grab dikabarkan akan melebur menjadi satu. Benarkah?

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, menyerahkan keputusan bisnis kepada kedua belah pihak.

"Kalau rencana itukan aktivitas business to business ya. Yang pasti kita harapkan konsolidasi-konsolidasi dalam rangka menyemarakkan bisnis di ruang-ruang digital di Indonesia," tutur Johnny ditemui usai rapat bersama DPR tentang RUU PDP di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Peleburan Gojek dan Grab itu dilaporkan laman The Information. Keduanya dikabarkan sedang membahas merger.
Kesepakatan tersebut diperkirakan akan menjadi langkah pasar konsolidasi besar pasar ride-hailing dan pasar pengiriman makanan. Namun, kabar tersebut langsung dibantah oleh Gojek.

"Tidak ada rencana merger, dan pemberitaan yang beredar di media terkait hal tersebut tidak akurat," ujar Chief Corporate Affairs Gojek, Nila Marita, dalam pernyataan tertulisnya.

Sementara itu, hingga berita ini dibuat, Grab tidak tersedia untuk menanggapi kabar tersebut.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR