Wabup Sumedang Ingatkan Tak Ada Tempat Usaha KJA di Jatigede

Daerah

Selasa, 25 Februari 2020 | 18:45 WIB

200225185104-wabup.jpg

WAKIL Bupati Sumedang H.Erwan Setiawan, terus memberikan warning kepada pengusaha keramba jaring apung (KJA) yang beroperasi di wilayah perairan Waduk Jatigede Kab. Sumedang.

Bahkan secara tegas Erwan meminta kepada pemilik KJA di perairan tersebut, untuk segera hengkang atau menghentikan aktivitas usahanya atas kesadarannya sendiri. “Bila tidak, maka pemerintah daerah akan mengambil langkah tegas untuk menertibkan mereka,” tandas Erwan, Selasa (25/2/2020).

Apalagi sebut dia, pelaku usaha di KJA itu, merupakan pendatang atau berasal dari daerah lain. Mereka itu merupakan perusahaan besar yang sudah terbiasa mengembangkan usaha KJA.  Dalam operasionalnya, mereka pun terindikasi “memperalat” warga , sebagai “tameng”. Dengan dalih usaha KJA itu untuk pemberdayaan ekonomi warga sekitar. “Padahal fakta di lapangan tidak seperti itu,” tandasnya.

Dalam pelaksanaannya, penertiban KJA di perairan Waduk Jatigede akan dilakukan jajaran Satpol PP, serta menggandeng kesatuan TNI/Polri. Dengan harapan penertiban itu, dapat berjalan aman dan lancar. “ Untuk saat ini, kita beri peringatan saja dulu, agar mereka segera menghentikan aktivitasnya. Nanti jika mereka masih membandel, maka kita akan ambil langkah tegas, melalui upaya penertiban yang dilakukan bersama-sama Satpol PP dan TNI/Polri,” ujarnya.

Pelarangan usaha KJA di perairan Waduk Jatigede itu, sudah merupakan komitmen, pemerintah pusat, provinsi dan daerah. Dengan pertimbangan, keberadaan KJA itu dapat mengganggu kelestarian lingkungan, di mana akan terjadi penurunan debit air akibat sedimentasi, serta mempercepat kerusakan struktur bendung (korosi). “Sehubungan dengan itu, pemerintah daerah sudah berkomitmen untuk menjadikan Waduk Jatigede, sebagai kawasan wisata. Dan itu sudah kita mulai, dengan melakukan pembenahan  infrastruktur di sana sini,” ungkapnya.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR