Banjir Jabar, 916 Gardu Sempat Dimatikan

Bandung Raya

Selasa, 25 Februari 2020 | 17:51 WIB

200225174915-banji.jpg

okezone

ilustrasi

BANJIR yang melanda sejumlah wilayah Jawa Barat (Jabar), mendorong PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jabar memadamkan listrik di beberapa lokasi, khususnya di wilayah Bekasi, Cikarang, Karawang, Purwakarta, dan Gunung Putri. Pemadaman listrik dilakukan terhadap total 916 gardu, terhitung sejak Selasa (25/2/2020) pukul 07.00 WIB.

Pada Selasa siang pukul 11.00 WIB, sebanyak 275 gardu sudah kembali dinyalakan. Sebanyak 641 masih padam karena kondisi banjir yang belum surut di area sekitar gardu tersebut.

General Manager PLN UID Jabar, Agung Nugraha mengatakan, pemadaman terpaksa dilakukan untuk memastikan keamanan listrik bagi masyarakat terdampak banjir. Ia juga mengingatkan agar masyarakat yang terdampak banjir mengungsi ke tempat yang aman dan tidak lupa mematikan listrik dari Miniature Circuit Breaker (MCB).

"Sebelum mengungsi, masyarakat harus mencabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak," kata Agung, melalui siaran persnya seperti ditulis wartawan "PR", Ai Rika Rachmawati, Selasa (25/2/2020).

Ia juga mengimbau masyarakat terdampak banjir segera menghubungi contact center 123 atau unit layanan PLN terdekat untuk memadamkan daerah yang tergenang banjir.

Menurut Agung, jumlah gardu yang paling banyak dipadamkan berada di wilayah Bekasi, sebanyak 674 gardu. Dari jumlah tersebut hingga Selasa siang sudah 273 gardu yang kembali menyala.

Di Gunung Putri satu gardu padam, yaitu Perumahan Grand Mekarsari dan belum kembali menyala hingga siang ini. Sementara di Cikarang ada 196 gardu padam dan hungga periode waktu yang sama baru satu yang kembali menyala.

Sementara itu di Karawang dari 23 gardu yang dipadamkan baru satu yang hingga Selasa siang sudah menyala. Sementara di Purwakarta, 22 gardu yang dipadamkan masih belum menyala hingga Selasa siang.

Agung mengatakan, setelah banjir surut, warga dapat menghubungi Contac Center PLN 123 untuk meminta dinyalakan kembali. Namun, sebelumnya masyarakat diminta untuk terlebuh dahulu memastikan bahwa semua alat elektronik dan jaringan listrik dalam keadaan kering.

PLN sendiri, menurut dia, akan memastikan semua jaringan distribusi aman untuk dapat dioperasikan kembali untuk menyalurkan listrik ke lokasi pelanggan.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR