Luhut : Proyek Kereta Cepat Bisa Mundur

Nasional

Selasa, 25 Februari 2020 | 17:31 WIB

200225172833-luhut.jpg

beritagar.id

MENTERI Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, penyelesaian proyek kereta cepat Jakarta-Bandung bisa mundur. Hal itu disebabkan penyebaran virus Corona yang menjadikan pengerjaan proyek berjalan lambat.

"Seluruh dunia juga akan terdampak dengan virus corona, suka atau tidak suka dan sekarang sudah mulai kelihatan," ujar Luhut di Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Dia mengatakan, proyek ini terhambat karena tenaga kerja utama dari Cina banyak yang belum bisa kembali ke Indonesia. Pasalnya, pemerintah menutup akses penerbangan dari dan menuju Cina.

"Kalau tenaga inti enggak ada, gimana mau kerjain. Mereka kan belum bisa kembali sejak imlek kemarin," tambahnya seperti ditulis wartawan "PR", Tia Dwitiani Komalasari.

Selain itu, bahan baku juga menjadi kendala. Pasalnya, sebagian bahan baku berasal dari Cina. Padahal tenaga kerja dan pabrik di negara tersebut sempat libur panjang karena masalah Corona.

Selain proyek kereta cepat, Luhut mengatakan, penyebaran virus Corona juga berdampak pada pariwisata. Saat ini sektor pariwisata mengalami kerugian sekitar 500 juta dolar AS per bulan.

Luhut mengatakan, Indonesia tetap akan menerapkan langkah langkah antisipatif dalam menyikapi penyebaran virus Corona. Hal itu termasuk dampak terhadap perekonomian nasional.

"Berapa lamanya kita belum tahu, tergantung berapa lama virus corona ini bisa ditumpas. Kita tetap berhati-hati dengan melihat juga dampak terhadap ekonomi kita yang juga perlu diantisipasi,” tandasnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR