(Karena) Tak Hanya Niagara, Air Terjun Wajib Kunjung Sekali Seumur Hidup di Berbagai Belahan Dunia

Ragam

Senin, 24 Februari 2020 | 16:11 WIB

200224161146--kare.jpg

dailymail

Air terjun meski tak semua bisa didekati seperti Niagara saking massif dan membahayakan, tetap menjadi salah satu destinasi wisata. Beberapa merupakan tujuan wisata lokal tapi tak sedikit yang memiliki reputasi internasional.

Air Terjun Niagara di Kanada misalnya yang setiap tahun mendatangkan £1,4 miliar atau Rp 2,3 triliun, sementara sisi lain yang masuk teritori Amerika dan terbilang “jarang dikunjungi” pun bisa mendatangkan  £35 juta atau Rp 623 miliar.

Diperkirakan sekitar satu juta orang per tahun mengunjungi Air Terjun Victoria di perbatasan Zambia dan Zimbabwe. Dan sekitar 250 air terjun lainnya di Selandia Baru juga menjadi daya tarik wisata utama di Negeri Kiwi. Lalu air terjun mana saja yang paling layak masuk daftar kunjung teratas? Berikut di antaranya seperti dikompilasi dari DailyMail:

Air terjun Victoria di Zambezi, Afrika ini dinamai dengan leluhur Elizabeth II, Ratu Victoria. 

 

Skradinski Buk, air terjun terpanjang di Taman Nasional Krka dekat Sibenik, Kroasia.

 

Air Terjun Purakaunui di Pulau Selatan Selandia Baru tepatnya di Taman Hutan Catlins.

 

Cascata delle Marmore di Taman Sungai Nera, dekat Terni, Umbria.

 

Gullfoss di Islandia yang berarti tetesan emas jatuh karena endapan gletser mengubah airnya menjadi berwarna keemasan di bawah sinar matahari.

 

Air Terjun Iguacu di perbatasan Brasil dan Argentina.

 

Air Terjun Yosemite di tengah Taman Nasional California yang spektakuler.

 

Air terjun Mulafossur di Kepulauan Faroe, yang alirannya hingga ke Samudra Atlantik.

Okay!

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR