Satgas Citarum Harum Ajak Warga Awasi Pabrik

Bandung Raya

Senin, 24 Februari 2020 | 14:36 WIB

200224143641-satga.jpg

Engkos Kosasih

Satgas Citarum Harum Ajak Warga Mengawasi Pabrik yang Buang Limbah Cair

SATUAN Tugas (Satgas) Citarum Harum Sektor 4/Majalaya mengajak masyarakat untuk memantau dan mengawasi pabrik tekstil yang membuang limbah cair disaat aliran air besar maupun pada malam hari ke aliran Sungai Citarum.

"Jangan sampai masih ada pabrik nakal yang buang limbah pada malam hari. Dan curi-curi kesempatan buang limbah ke Sungai Citarum dan anak sungai disaat aliran air lagi besar," kata Komandan Sektor 4 Satgas Citarum Harum Kolonel Inf Asep Nurdin saat sosialisasi penanganan kerusakan daerah aliran Sungai (DAS) Citarum di Ruang Rapat Desa Majasetra Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, Senin (24/2/2020).

Untuk mengawasi pabrik yang buang limbah cair ke Sungai Citarum itu, Kolonel Asep Nurdin berharap ada laporan dari warga. Ketika warga yang rumahnya di belakang pabrik dan mengetahui ada pabrik buang limbah cair langsung lapor ke Satgas.

"Ini sebagai bentuk kerja sama antara warga dengan Satgas. Seandainya ada warga yang melihat pabrik buang limbah lapor ke Satgas," katanya.

Asep menegaskan, semakin banyak warga yang melapor terkait dengan pembuangan limbah cair itu, akan semakin cepat pabrik untuk memperbaiki instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

"Jangan sampai saat air besar dan pabrik mencuri-curi kesempatan untuk buang limbah. Masyarakat yang melihat segera lapor ke Satgas. Apalagi air limbah yang dibuang itu memcurigakan, dengan berbagai warna dan bau. Intinya apa yang kami sampaikan ini untuk dipahami masyarakat," ungkapnya.

Ia menerangkan, dari 109 pabrik yang menghasilkan limbah, di antaranya 3 pabrik masih dilokalisir karena ketahuan membuang limbah cair sembarngan ke Sungai Citarum tanpa melewati proses baku mutu. Sedangkan 58 pabrik yang sebelumnya dilokalisir outlet pembuangan limbah cairnya, sudah dibuka saluran outletnya.

"Tapi sudah sebagian besar pabrik membuang air limbah  sesuai baku mutu," katanya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR