Waspadai Penipuan Gaya Baru di Garut

Daerah

Minggu, 23 Februari 2020 | 23:33 WIB

200223233622-waspa.png

BANYAK cara yang dilakukan para pelaku kejahatan untuk mencari mangsanya, baik dengan cara kekerasan maupun dengan cara cukup santun. Salah satunya dengan berpura-pura kenal dengan korban yang diincarnya.  

Seperti yang dialami Wawan Setiawan (65), warga Kampung Korobokan, Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Ia kedatangan tamu seorang pria sambil membawa berbagai jenis makanan, seperti opak, wajit, dan gula merah.  
   
Menurut Wawan, begitu masuk rumahnya pria itu langsung menyapanya dengan sebutan pak haji seolah sudah akrab. Wawan pun mengaku sempat bingung dan ingin menjelaskan karena takut salah bahwa dirinya bukan haji.

"Tetapi pria itu terus ngotot, malah mengajak ke rumahnya di Pakenjeng untuk membawa durian, kelapa, dan lainnya," ujarnya, Ahad (23/2/2020).

Setelah ngobrol panjang lebar, terang Wawan, selanjutnya pria itu meminjam uang kepadanya sebesar Rp 350 ribu dengan alasan mau berangkat ke Bandung menengok anaknya.  

Karena masih penasaran, lanjut Wawan, ia pun bilang kepada pria itu bahwa dirinya tidak punya uang sebesar yang diminta. Namun pria itu sempat memaksa agar diberikan uang.

"Tak lama kemudian, pria itu pamit pulang. Tapi sebelumnya dia minta lagi bawaan yang diberikan tadi," ucapnya.

Wawan menduga, apa yang dilakukan pria misterius tersebut merupakan penipuan gaya baru. Karena kalau dihitung-hitung pun oleh-oleh yang dibawanya itu kurang dari Rp 100 ribuan.  

"Dan tak begitu lama, tetangga saya juga mengalami hal yang sama. Dia juga nyaris tertipu. Nah kejadian seprrti ini mungkin harus diwaspadai," katanya.

 

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR