Pembebasan Lahan Kereta Cepat Tinggal Sisakan Satu Bidang di Bandung

Nasional

Minggu, 23 Februari 2020 | 16:45 WIB

200223154622-pembe.jpg

Hilmi Abdul Halim/

PEMBEBASAN lahan di sepanjang jalur dari Jakarta hingga ke Bandung belum selesai 100 persen. PT Kereta Cepat Indonesia-Cina mengklaim lahan yang belum dikuasai hanya tersisa di Bandung.

"Penguasaan lahan sudah mencapai 99,96 persen persen. (Yang belum dibebaskan), cuma tinggal satu bidang di Bandung," kata Direktur Utama PT KCIC, Chandra Dwiputra, Minggu (23/2/2020).

Hal itu disampaikannya saat mendampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Mereka meninjau pembangunan terowongan kereta cepat di Desa Malangnengah Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta.

Menurut Chandra, pembebasan lahan yang tersisa itu tinggal menunggu proses konsinyasi. Chandra menganggap hal itu bukan suatu masalah dalam proses pembebasan lahan untuk proyek kali ini.

Pada kesempatan itu, Chandra juga meyakinkan metode pemboman dalam proses pekerjaan proyek seperti dilakukan di wilayah Kabupaten Bandung Barat, sudah sesuai prosedur. "Tidak masalah karena kami minta review dari Institut Teknologi Bandung," ujarnya seperti ditulis wartawan "PR", Hilmi Abdul Halim.

Evaluasi yang dilakukan oleh pihak akademisi diklaim secara independen. Sehingga, mereka menjadi acuan dalam pekerjaan proyek tersebut maupun proyek lainnya di luar KCIC.

Sebelumnya, Menhub berpesan sejumlah hal kepada pengembang KCIC. Salah satunya adalah menyelesaikan pekerjaan mereka pada akhir 2021. "Akhir 2021 sudah bisa beroperasi," kata Budi menegaskan.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR