Digelar Bulan Depan, Porkab Bandung Barat Pertandingkan 36 Cabor

Sport

Minggu, 23 Februari 2020 | 12:28 WIB

200223115914-digel.jpg

Dicky Mawardi

PEKAN Olahraga Kabupaten (Porkab) III Bandung Barat dipastikan akan digelar mulai 28 Maret-4 April 2020. Pesta olahraga terbesar di Kabupaten Bandung Barat ini akan mempertandingkan 36 cabang olahraga (cabor).

Porkab III Bandung Barat menjadi pesta olahraga terbesar di Kabupaten Bandung Barat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Ketua PB Porkab III Kabupaten Bandung Barat, Usep Sukarna mengatakan, Porkab 3 akan diikuti sekitar 5.000 atlet yang berasal dari 16 kecamatan. Rencananya pembukaan akan diselenggarakan di Lapang Pusdikav, Kecamatan Padalarang.

Cabor yang akan dipertandingkan dalam even bergengsi tingkat Kabupaten Bandung Barat ini adalah bola basket, bola voli indoor, bola voli pantai, futsal, sepak bola, bola tangan, bola keranjang, bulu tangkis, dan catur.

Selanjutnya ada cabor squash, tenis lapang, tenis meja, woodball, soft tenis, pentaque, angkat berat, angkat besi, atletik, menembak, dan panahan.

Kemudian, cabor lain yaitu panjat tebing, renang, sepatu roda, dayun, gulat, karate, pencak silat, taekwondo, tarung derajat, tinju, wushu, jujitsu, binaraga, drum band, senam, dan balap motor.

"Sebenarnya total cabor yang terdata di KONI Kabupaten Bandung Barat ada 62 cabor. Tapi karena ada syarat peserta minimal dari perwakilan kecamatan, maka hanya 36 cabor yang akhirnya resmi dikompetisikan. Karena sesuai aturan setiap cabor itu harus ada keterwakilan peserta minimal 5-7 kecamatan," terang Usep Sukarna di Padalarang, Ahad (23/2/2020).

Ia menjelaskan, jika pesertanya kurang dari itu maka tidak akan dipertandingkan di Porkab. Padalarang yang menjadi tuan rumah akan paling banyak menggelar pertandingan, sementara venue lainnya akan disebar ke beberapa kecamatan.

Ia berharap melalui Porkab akan lahir bibit atlet baru dari seluruh pelosok Bandung Barat. Sehingga bisa memperkuat Kabupaten Bandung Barat diajang olahraga antar daerah.

"Kami ingin lahir atlet muda yang profesional, tidak hanya membawa harum Bandung Barat, Jawa Barat tapi Indonesia di kancah internasional. Saya optimistis potensi itu ada dan tinggal menggalinya saja," jelasnya.

Dikatakannya, untuk atlet peraih medali emas PON dan Porda tidak diperkenankan ikut Porkab. Mereka hanya akan dihadirkan untuk memberi semangat. Bahkan mantan pebulu tangkis nasional Taufik Hidayat dan atlet peraih medali emas di ajang Asian Games juga akan turut hadir.

Menurutnya, sukses penyelenggaraan Porkab III 2020 menjadi kesuksesan bersama. Tidak hanya panitia, pemerintah tapi juga masyarakat Kabupaten Bandung Barat.

Sekretaris PB Porkab III Kabupaten Bandung Barat , Lili Supriatna mengungkapkan, tema yang diusung dalam Porkab III yakni mengokohkan target menuju tiga besar Porprov 2022 dan mendukung visi Aspiratif, Kreatif, Unggul, dan Religius (AKUR). Selain itu, tutur Lili, pada gelaran nanti akan dilaunching secara resmi logo PB Porkab yakni ayam jago yang diberi nama 'Si Lumpat'.

"Melalui penyelenggaraan Porkab kali ini, Ketua KONI Kabupaten Bandung Barat Rian Firmansyah ingin menjadikan Bandung Barat sebagai pusat dan miniaturnya olahraga di Jawa Barat," kata Lili.

Target tersebut mendapat dukungan penuh dari Ketua KONI Jabar serta anggota Komisi X DPR RI yang direncanakan hadir pada pembukaan Porkab nanti.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR