Iwan Bace Ajak Masyarakat Tanam Pohon

Bandung Raya

Sabtu, 22 Februari 2020 | 22:50 WIB

200222215256-iwan-.jpg

KETUA Forum Pengurangan Risiko Bencana Desa Majalaya Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung Iwan Bace mengajak kepada masyarakat untuk melakukan penanaman pohon pada momen musim hujan ini.

Ia pun mengajak masyarakat untuk memelihara bibit pohon di saat memasuki musim kemarau, ketika memasuki musim hujan dilakukan penanaman pohon.

"Pada musim hujan ini merupakan anugrah bagi kita untuk melakukan penanaman pohon. Soalnya, Tuhan YME sudah memberikan nikmat melalui turun hujan ini," kata Iwan saat melakukan testimoni pada refleksi malam bencana alam banjir yang terjadi pada 22 Februari 2018 lalu di Posko Jaga Balai Siaga Bencana Jalan Cipaku Kampung Ebah Desa Cipaku Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung, Sabtu (22/2/2020).

Iwan mengatakan dengan membiasakan diri menanam pohon banyak manfaatnya yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui penanaman pohon itu bisa menghasilkan oksigen untuk kehidupan manusia. 

"Tanam pohon pun dapat menjadi pengikat air disaat memasuki musim hujan. Bahkan tanaman bisa meminimalisir ancaman erosi tanah," katanya .

Sementara itu Ketua Elingan Kabupaten Bandung Deni Riswandi mengatakan penyebab banjir itu disebabkan oleh persoalan hulu di Sungai Citarum. Persoalan banjir bandang di Majalaya karena berada di bagian hulu dengan kondisi permukaan tanah di atas 700 meter di atas permukaan laut.

"Bencana banjir itu merupakan kejadian yang hingga saat ini tak berkesudahan," katanya.

Deni mengatakan  bencana alam itu sebagai dampak dari daya rusak lingkungan. Ia pun mengaku prihatin karena Gunung Rakutak yang ada di hulu Sungai Citarum yang sebelumnya bernama Gunung Geulis belum tersentuh dalam gerakan penghijauan.

"Saat ini kondisinya masih gundul, sementara para pegiat lingkungan lainnya menyentuh gerakan penanaman pohon di tempat lainnya," katanya. Ia pun menyikapi tentang Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang dilaksanakan di TPA Leuwigajah Cimahi.

Seharusnya dalam pelaksanaan HPSN dilaksanakan di sebuah daerah yang sudah berhasil dalam penanganan atau pengelolaan sampah. Sehingga daerah itu bisa dijadikan sampel sebagai bentuk keberhasilan dalam penanganan atau pengelolaan sampah.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR