Diambil Sumpah, Advokat Anggota Ferari Bakal Mengedepankan Keadilan

Bandung Raya

Jumat, 21 Februari 2020 | 20:18 WIB

200221201344-diamb.jpg

Remy Suryadie

SEJUMLAH advokat yang tergabung dalam Federasi Advokat Republik Indonesia (Ferari) diambil sumpah untuk menjalankan profesinya. Pengambilan sumpah tersebut dilakukan melalui Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Barat.

"Kami bersyukur, alhamdulillah sudah diangkat advokat Ferari yang tadi diambil sumpahnya melalui sidang terbuka Pengadilan Tinggi Jawa Barat," uajr Ketua Umum Ferari, Teguh Samudra di Bandung, Jumat (21/2/2020).

Teguh berharap, para advokat yang telah diambil sumpahnya bisa memberi bantuan hukum kepada masyarakat. Namun bantuan tersebut wajib dilakukan untuk mencari keadilan.

"Kami punya motto profesional dan religius. Advokat yang sudah diambil sumpah mampu memberikan bantuan hukum kepada masyarakat mencari keadilan. Selalu mengedepankan keadilan," kata Teguh.

Sebelumnya, kata dia, sebanyak 19 advokat yang tergabung dalam Ferari telah diberikan pendidikan dan melaksanakan magang. Oleh karenanya, dipastikan para advokat tersebut dapat berkerja secara profesional.

"Advokat Ferari sudah dibekali dengan kemampuan dari sejak mulai pemberian pendidikan khusus profesi advokat, pemagangan dan pelatihan dalam praktik. Itu agar bisa terjun di tengah masyarakat, keadilan bisa terwujud dan tidak ada lagi hak konstitusional masyarakat warga negara yang dilanggar," kata dia.

Dia pun berharap tidak ada advokat anggota Ferari yang melanggar kode etik. Pihaknya akan langsung melakukan tindakan tegas apabila diketahui ada anggotanya yang melanggar.

"Jika menemukan advokat Ferari dan di luar Ferari yang melanggar etik dan merugikan klien, langsung melaporkan atau mengadukan ke dewan kehormatan organisasi di mana advokat itu bernaung. Kami sudah ada majelis etik untuk menggelar sidang kode etik. Sanksi terberat diberhentukan sebagai advokat, yang ringan itu bentuk peringatan secara lisan dan tertulis," ucap Teguh.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR