Warning Buat Pengusaha Hiburan, Bupati Moratorium Izin Karaoke di Sumedang

Daerah

Jumat, 21 Februari 2020 | 16:42 WIB

200221164314-warni.jpg

Ade Hadeli

BUPATI Sumedang H.Dony Ahmad Munir memberikan warning bagi pengusaha hiburan, dengan melalukan moratorium izin karaoke.

Kebijakan itu menyusul banyaknya pelanggaran yang dilakukan pengelola karaoke yang beroperasi di wilayah Kab. Sumedang. "Kebijakan ini, sekaligus untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat, atas kehadiran tempat hiburan malam yang ada di sekitarnya. Untuk itu, kami lakukan moratorium izin karaoke dan tempat hiburan sejenisnya," tandas Bupati, saat menggelar acara urun rembug dengan wartawan, bertempat di belakang Gedung Negara Kab. Sumedang, Jumat (21/2/2020).

Menurut Dony, pertimbangan lainnya, kebijakan itu sebagai langkah konkret pemerintah daerah, untuk memberantas peredaran miras, narkoba, dan prostitusi.

Terlebih saat ini, keberadaan karaoke identik dengan pesta miras dan hura-hura, hingga berujung melakukan kemaksiatan lainnya.Meski sekalipun izin usaha yang dimilikinya berupa karaoke keluarga. "Tapi faktanya, tempat tersebut banyak dilanggar pengelola tempat hiburan itu. Sehubungan dengan itu, pemerintah daerah dengan tegas terpaksa harus melakukan moratorium tempat karaoke dan tempat hiburan sejenis lainnya," tandas Dony.

Hal senada disampaikan Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan. Dia langsung perintahkan Satpol PP untuk menertibkan keberadaan tempat karaoke yang melanggar. "Karaoke keluarga itu kan tidak boleh menyediakan pemandu lagu (PL). Tapi faktanya PL ada di sana. Demikian pula dengan miras . Untuk itu kami perintahkan Satpol PP untuk segera mengambil tindakan tegas," ujarnya.

Oleh sebab itu, selain moratorium, pemerintah daerah tidak segan-segan untuk mencabut izin usaha karaoke yang terbukti melanggar. "Itu kami terpaksa harus lakukan, demi kemaslahatan, dan menyelamatkan generasi muda, agar tidak terjerumus melakukan perbuatan yang merugikan dirinya dan orang lain," pungkasnya.

 

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR