Oded: Lurah Harus Rendah Hati dan "Open Minded"

Kabar Balai Kota Bandung

Jumat, 21 Februari 2020 | 13:47 WIB

200221134746-oded-.jpg

Humas Setda Kota Bandung

WALI Kota Bandung, Oded M Danial meminta kepada para Lurah agar selalu rendah hati saat melayani warga. Selain itu, para lurah juga harus terus meningkatkan kapasitasnya dan selalu membuka pikirannya lewat berdialog dengan para tokoh masyarakat.

"Dalam berkomunikasi perlu adanya masukan, jangan merasa paling mampu. Masukan itulah yang menjadi motivasi supaya lebih baik ke depannya. Menyempatkan diri untuk berdialog ke tokoh masyarakat yang sesuai bidangnya bisa mendpatkan melalui solusi dengan tepat ," ujar Oded saat Kegiatan Berkah Subuh (Bersama Kajian Hikmah Subuh) di Ruang Arab, Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Jumat (21/02/2020).

Oded mengatakan, setiap tindakan seorang pemimpin selalu berhati-hati. Karena seorang pemimpin rentan godaan seperti menyalahgunakan jabatan dan bertindak sewenang wenang. Maka dari itu perlunya sebuah perilaku yang menandakan sebagai manusia berilmu agar bisa memilah perilaku atau sikap yang benar.

"Hakikat lurah yang berkompeten yaitu mengemban amanat wali kota untuk menjalankan tugas sesuai dengan kapasitasnya, mengedukasi masyarakat, memberikan arahan, dan bimbingan kepada masyarakat. Alhamdulillah, contohnya program Kang Pisman yang sudah berjalan baik dengan adanya komunikasi dan sosialisasi terus,” katanya dalam rilis yang diterima galamedianews.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung, Yayan A Brillyana menjelaskan, pembekalan materi Kajian Subuh kali ini adalah selalu berhati hati dalam setiap tindakan dan wewenang jabatan seorang lurah.

"Rendah hati dan berpikir jernih bisa mengontrol diri seorang lurah. Jangan sampai sebuah jabatan bertindak sewenang wenang kepada masyarakat. Baik atau tidaknya seorang lurah itu relatif, karena masyarakat yang menilai, " ujar Yayan.

Salah satu peserta, Lurah Kelurahan Caringin, Farhan mengapresiasi dengan adanya kajian Berkah Subuh ini. Farhan mengakui pertemuan yang terbilang langka ini merupakan momentum yang berharga dalam bertukar pikiran dengan orang nomor 1 di Kota Bandung.

"Saya menjadi termotivasi setelah menghadiri kajian berkah Subuh tadi. Pengalaman wali kota dengan saya memang terbilang jauh. Saya mulai terbuka agar selalu ‘open minded’, dengan berfikir visioner dan selalu rendah hati," akunya.

Pada Berkah Subuh kali ini lurah yang diundang yaitu Lurah Pasir Layung, Balonggede, Cibadak, Sukaasih, Sukahaji, Sadang Serang, Caringin, Cigondewah Kaler, Cisaranten Kulon, Jatisari, Sukamulya, Karang Pamulang, Cipedes, Pamoyanan, dan Lurah Kebon Jeruk.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR