Warga yang Menyaksikan Ambrolnya TPT Sempat Berteriak Histeris dan Berlarian Menyelamatkan Diri

Daerah

Jumat, 21 Februari 2020 | 13:25 WIB

200221132638-warga.jpg

Agus Somantri

SEJUMLAH warga yang melihat detik-detik ambrolnya tembok penahan tebing (TPT) di Kp Cijolang Tomnggoh, Desa Cijolang, Kec. Limbangan Garut sempat berteriak histeris. Bahkan ada beberapa warga yang lari ketakutan sambil menyelematkan diri.

Pada saat ambruknya tebing dan menghancurkan TPT, kondisi arus lalulintas tidak begitu padat.

Sebelumnya, tembok penahan tebing (TPT) setinggi 12 meter yang berada di Kampung Cijolang Tonggoh, Desa Cijolang, Kecamatan Limbangan , Garut, Jawa Barat ambruk, Jumat (21/2/2020) pagi. Ambruknya TPT ini merupakan yang ke sekian kalinya.

Menurut informasi, TPT tersebut milik perumahan Palasari Cijolang. Akibatnya, material tebing menutup bahu jalan nasional Bandung menuju Tasikmalaya.

Sampai saat ini kepolisian masih melakukan pengecekan di lokasi ambruknya TPT dan memasang garis polisi sembari menunggu alat berat untuk proses evakuasi material.

Menurut Camat Kecamatan Limbangan, Arif Rumdana yang ditemui di lokasi bersama Muspika Limbangan serta tim dari BPBD dan Damkar, mengatakan pihaknya telah stanby di lokasi sejak pagi untuk mengantisipasi hal yang tidak di inginkan terjadi kembali.

"Telah terjadi longsor TPT Panjang kurang lebih 30 meter tinggi 15 meter Ini di kawatirkan akan kembali ada longsor susulan," ujarnya.

Dikatakan Arif, guna mengetahui penyebab ambruknya tebing atau TPT milik perumahan tersebutnya, pihaknya menunggu hasil pengecekan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Selain menutup bahu jalan nasional insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR