Sehari Tidur Lima Kali, Rahasia Tetap Impresif di Usia 35 Tahun ala Ronaldo

Soccer

Jumat, 21 Februari 2020 | 16:30 WIB

200221122809-ronal.jpg

dailymail

Bulan ini tepatnya tanggal 5 Februari lalu Cristiano Ronaldo merayakan ulang tahun yang ke-35. Apa yang dilakukan bintang Portugal tersebut di hari jadinya? Postingan Twitter para Juventini menunjukkan eks Real Madrid itu terlihat menghabiskan waktu di markas latihan Juventus.

Ini berbeda dengan apa yang dilakukannya saat memulai fase “kepala tiga”. Kala itu merayakan HUT ke-30, Ronaldo menggelar pesta bersama 150 tamu undangan di klub eksklusif In Zalacain, La Finca, Madrid.  Digelar tak lama setelah kekalahan 0-4 dari Atletico, CR7  menuai kemarahan Madridista. Tapi, itu dulu.

Reached that 35th and no slowing down.

Fast forward lima tahun kemudian di Turin, di usia 35 Ronaldo justru banjir pujian. Tak hanya Juventini yang dibikin "ngeri" tapi juga sejumlah kolega. Ini karena performa ayah empat anak itu tak jauh berbeda dengan lima musim sebelumnya.

Diposting via Instagram yang diikuti 200 juta pengguna medsos, Ronaldo menunjukkan di usia yang banyak disebut sebagai “jelang akhir karier monumental”-nya, ia tak menunjukkan tanda-tanda bakal menurunkan standar performa.  Sebagai perbandingan sebelum mencapai usia 30-an, ia mencetak 52 gol di 118 laga untuk timnas Portugal.

Half way to 40 with THAT kind of body.

Kini koleksi gol timnas kekasih Georgina ini sudah mencapai 47 atau hanya terpaut lima lesakan. Semua hasil penampilan di 46 laga international. Plus mengantar Portugal juara  Piala Eropa  2016 dan memenangi trofi UEFA Nations League dengan mengalahkan Belanda.

Ronaldo STATS

BEFORE 30TH BIRTHDAY
(5 Februari 2015)

52 gol di 118 laga bersama Portugal
72 gol di 109 laga Champions League
Total 412 gol untuk klub dan timnas

SINCE HIS 30TH BIRTHDAY

47 gol dalam 46 laga bersama Portugal
56 gol di 59 laga Champions League
Total 265 gol untuk klub dan timnas

TROPHIES SINCE 30TH BIRTHDAY

Bersama  Real Madrid
Champions League 2015-16, 2016-17, 2017-18
La Liga 2016-17
Spanish Super Cup 2017
UEFA Super Cup 2017
FIFA Club World Cup 2016, 2017

Bersama  Juventus
Serie A 2018-19
Italian Super Cup 2018

Bersama Portugal
European Championship 2016
UEFA Nations League 2018-19

Detailnya, sebelum ulang tahun  yang ke-30 pada 5 Februari 2015, Ronaldo mencetak 72 gol di 109 pertandingan Liga Champions untuk Manchester United dan Real Madrid. Setelah itu, ia mencetak gol di kompetisi sebanyak 56 kali di 59 laga  untuk Real dan Juventus serta tiga kali mengangkat trofi.

Dari ulang tahunnya saat itu hingga akhir musim 2014-15, Ronaldo mencetak 29 kali gol untuk klub. Sejak itu di musim-musim berikutnya catatan golnya menjadi 51, 42, 44, 28 dan 24 sejauh musim terakhirnya saat ini.

Efek bodi prima Ronaldo berimbas pada timnas Portugal di ajang Piala Eropa.

Jadi 13 tahun sejak melakukan laga debut di Sporting Lisbon pada usia 17 hingga 30, Ronaldo total mencetak 360 gol untuk klub dan 52 di laga internasional. Hanya dalam lima tahun sejak itu, ia berhasil menambah 265 gol untuk klub dan negaranya.

Catatan ini menjadi bukti resistensi fenomenalnya terhadap  efek waktu pada tubuh dan pikiran. Tentu saja, obsesi Ronaldo untuk  kebugaran dan pengondisian tubuh dan performa menjadi faktor utama. Sesuatu yang “melegenda” di kalangan koleganya.

Semua tentu hasil kerja keras dan determinasi level Ronaldo. Awal bulan lalu misalnya ia memosting foto Instagram yang memamerkan tubuhnya yang impresif saat tengah berlatih di gym. Di antara rahasia kebugarannya  antara lain makan dalam porsi sedikit enam kali per 3-4 jam.  Ini dirancang sesuai aktivitas dan speed metabolisme.

Lima titel Champions, tiga bersama Madrid, terakhir lima musim lalu.

Diet yang dijalani Ronaldo pun memungkinkan tubuhnya sangat rendah lemak dan tinggi serat otot. Massa lemak CR7 bahkan lebih rendah dari model profesional. Dengan bantuan ahli gizi, Ronaldo setia menyantap biji-bijian utuh, buah segar dan protein tanpa lemak yang terkandung dalam sowrdfish, ikan bass, ikan air tawar dan ikan cod.

Ronaldo makan sedikit tanpa salad untuk sarapan plus keju, ham, yogurt rendah lemak, alpukat dan roti bakar. Seperti kebanyakan pemain bola, ayam tinggi protein dan rendah lemak menjadi  menu wajib diet ketat hariannya.

No excuse: liburan atau tidak, Ronaldo tetap diet ketat.

Makan sering, tidur sering (and be happy I guess).

Daging merah dan makanan beku sangat dilarang, semua harus dimasak dengan bahan-bahan segar. Tak hanya makan,  Ronaldo pun menjalani aturan pelatih olahraga elite dengan spesialisasi efek tidur pada tubuh, Profesor Nick Littlehales.

Nick menyebut optimalisasi atlet hanya mungkin tercapai dengan istirahat penuh atau tidur sebanyak lima kali masing-masing 90 menit sepanjang hari. Bukan delapan jam berurutan seperti yang dilakukan kebanyakan orang. Dan Ronaldo setia dengan pola ini, bahkan selama liburan.

Semua aturan ketat ini setidaknya terbukti mampu membuat Ronaldo tetap berkiprah di usia 35 dengan level yang tak jauh dari capaiannya di usia akhir 20-an. Ronaldo pun belum memiliki niat gantung sepatu.

Buku yang merevolusi pola tidur Ronaldo. Wanna?

Ronaldo mencetak gol ke-99 bersama Portugal saat kualifikasi Euro 2020 melawan Luxembourg.

Sumbang 24 gol untuk Juventus musim ini.

Di arena internasional, ia hanya terpaut satu lesakan dari gol ke-100 untuk Portugal. Catatan yang diharapkannya bisa ditorehkan kala timnas Portugal menjalani laga persahabatan bulan Maret mendatang.

Dan dengan Piala Eropa di depan mata tepatnya musim panas ini, Ronaldo mempersiapkan yang terbaik. Salah satunya karena Portugal berada di klub maut bersama pasukan Prancis dan Jerman. Meski demikian fakta ini tak menyurutkan niatnya melewati rekor 109 gol internasional milik pesepak bola Iran Ali Daei.

Di Liga Champions, Ronaldo akan berusaha melanjutkan keunggulannya atas Lionel Messi (128 berbanding 114) dalam hal gol yang dicetak selama  kompetisi antarklub elite Eropa. Dan dengan jersey Juventus, jika berhasil naka ia akan menjadi pemain dengan trofi Champions dalam tiga jersey berbeda.

Will he? Well, just watch..

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR