Dadang Nasser: Semua Kelulusan Sesuai Dengan Penilaian Sistem dan Tanpa Rekayasa

Bandung Raya

Jumat, 21 Februari 2020 | 11:11 WIB

200221111300-dadan.jpg

PRFM

BUPATI Bandung, Dadang M Naseer meninjau pelaksanaan tes seleksi kemampuan diri (SKD) CPNS 2019 di Telkom University Kabupaten Bandung, Jumat (21/2/2020) pagi. Menurut Dadang, sejak hari pertama pada Kamis (20/2/2020) kemarin, pelaksanaan SKD di lingkungan Pemkab Bandung berjalan lancar.

Ditegaskan Dadang, dalam seleksi CPNS ini pihaknya menerapkan 100 persen sistem komputerisasi sesuai arahan BKN. Maka dari itu, semua kelulusan dipastikan sesuai dengan penilaian sistem dan tanpa rekayasa.

"Mereka (peserta, red) akan mendapatkan kelulusan secara objektif dan tanpa rekayasa pada tes CPNS ini," tegas Dadang saat di sela-sela kunjungannya seprti dilansir dari prfm.

SKD CPNS Pemkab Bandung diikuti oleh 13.030 peserta hingga Rabu (26/2/2020). Maka dari itu pihaknya berterima kasih banyak kepada pihak Telkom University yang membolehkan pihaknya menggunakan hall sebagai lokasi tes SKD.

Dadang mengaku, jabatan PNS di Kabupaten Bandung masih banyak diminati oleh warga. Pasalnya, dari 309 formasi yang tersedia, pendaftar CPNS mencapai angka 15 ribu.

"Kalau sih mendorong jadi entrepreneur, tapi inilah barangkali fenomena yang terjadi di Indonesia dimana CPNS masih diminati jadi jalan kerja mereka," tegasnya.

Pada hari pertama pelaksanaan SKD CPNS Kabupaten Bandung dilaporkan adanya seorang peserta yang kedapatan membawa jimat. Dadang pun menyangkan hal itu karena tidak sejalan dengan syariat agama.

Menurut Dadang, untuk lulus di seleksi CPNS yang diperlukan adalah pengetahuan dan kemampuan. Di luar itu yang dibutuhkan hanyalah doa agar mendapat kemudahan dari yang maha kuasa.

"Ngga ada pengaruh dari jimat, dari gusti yang maha kuasa, berdoalah yang baik," pintanya menutup.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR