H Adang Harus Berani Mencalonkan Diri Menjadi Calon Bupati Pangandaran

Pemilu

Jumat, 21 Februari 2020 | 09:51 WIB

200221095215-h-ada.jpeg

Agus Supriyatman

JELANG Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pangandaran 2020 mendatang, banyak tokoh politik maupun tokoh masyarakat Pangandaran berkomentar soal Pilkada. Salah satunya dari tokoh politik partai Golkar H Engkus Kusnadi.

Dia menilai bahwa isu dan kabar tersiar di masyarakat perihal pencalonan Jeje dan H Adang (Jihad red) di Pilkada Pangandaran 2020 mendatang, sangat disayangakan.

"Terutama pada kaderisasi penerus dari partai Golkar, yakini H Adang Hadari yang masih mau mencalonkan menjadi wakil bupati mendampingi Jeje Wiradinata (PDI-P red). Kenapa tidak mencalonkan menjadi bupati saja, kan wakil bupati sudah dijabatnya saat ini," ungkap H Engkus Kusnadi saat galamedianews.com menyambangi kediamanya di Padaherang, Pangandaran, Kamis (20/2/2020).

H Engkus meminta pada H Adang harus berani mencalonkan diri menjadi bupati pada Pilkada 2020 ini dan harus berani melawan Jeje Wiradinata untuk bertarung di Pilkada sekarang, jangan mau Golkar terus berkoalisi yang hanya dijadikan terus menjadi wakilnya saja.

"Masa H Adang mau menjadi wakil bupati terus," ungkap mantan anggota DPRD Provinsi Jabar 2004-2019.

H Engkus menambahkan, jika mau berjuang dalam memperjuangkan partai, H Adang harus berani mencalonkan bupati, agar demokrasi Pilkada Pangandaran ini benar-benar berjalan dengan baik. Yang lebih utama politik ini, jangan dijadikan hanya dengan cari aman saja, karena politik itu adalah kekuasaan, dan kuasaan itu jangan turun tetapi kekuasaan harus naik.

"Meskipun kita nyatanya di pangandaran ini, kekuasaan Golkar saat ini turun, tapi bukan berarti harus mengalah apalagi kalah," katanya.

"Kita ini orang partai, dan orang partai itu harus bercita cita harus menang dan berani, sekali lagi saya katakan jika H Adang mau memperjuangkan partai Golkar dikabupaten pangandaran H Adang harus berani mencalonkan bupati," tambahnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR