105 Warga Mengungsi Akibat Bencana Pergerakan Tanah di Cipongkor

Bandung Raya

Jumat, 21 Februari 2020 | 08:34 WIB

200221083534-105-w.jpg

dok

ilustrasi

SEBANYAK 35 kepala keluarga (KK) atau 105 jiwa warga Kampung Gadung RT 05/RW O5, Dusun Cikeueus. Desa Cintaasih. Kecamatan Cipongkor,  Kabupaten Bandung Barat tinggal dipengungsian. Hal itu menyusul bencana pergerakan tanah yang terjadi Ahad (16/2/2020) lalu.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Kabupaten Bandung Barat,  warga yang mengungsi terdiri dari 37 laki-laki dan 38 perempuan. Ikut mengungsi 1 lansia, 8 balita,  20 anak TK, 12 anak SD, 6 anak SMP, dan 1 anak SMA.

"Masyarakat dihimbau mengungsi ketika malam hari dan jika terjadi hujan untuk menghindari potensi bencana susulan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Barat Duddy Prabowo saat dihubungi galamedianews.com,  Jumat (21/2/2020).

BPBD mendirikan tenda darurat yang bisa digunakan ssbagai tempat pengungsian. Selain itu,  Balai desa, ruang PKK, ruang praktek bidan dijadikan lokasi pengungsian.

"BPBD juga sudah membangun tenda pengungsian dan mendistribusikan bantuan logistik kepada pengungsi.  Di antara warga ada yang memilih mengungsi di rumah kerabatnya," kata Duddy.

Bencana pergerakan tanah di Cintaasih terjadi Ahad (16/2/2020) sekitar pukul 04.30 WIB.  Dipicu  intensitas hujan tinggi dengan durasi waktu yang lama, serta di lokasi bencana terdapat retakan-retakan tanah.
 
Pergerakan tanah mencapai panjang sekitar 200 meter. Mengancam pemukiman penduduk setempat dengan radius Luas  sekitar 1 hektare. Akibat kejadian itu, 2 rumah rusak berat, 13 rusak ringan dan 12 terancam. Pergerakan tanah juga membuat jalan desa rusak ringan, dan 1 mushola rusak ringan.
 
"Upaya yang telah dilakukan, Tim BPBD Kabuoaten Bandung Barat telah melakukan kaji cepat dan pendataan pada saat kejadian, serta berkoordinasi dengan aparat kewilayah dalam penanganan bencana," ungkapnya.

Upaya kesiapsiagaan lainnya, Tim BPBD telah memasang rambu- rambu kebencanaan serta bersama Relawan PB Desa Cintaasih telah melaksanakan upaya penutupan retakan tanah.

"Untuk upaya penanggulangan lanjutan di lokasi bencana, BPBD Kab.Bandung Barat menunggu hasil kajian dan rekomendasi dari Badan Geologi," tuturnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR