Mahasiswa dari Keluarga Tidak Mampu Bakal Diberi Bantuan Dana Magang

Nasional

Kamis, 20 Februari 2020 | 20:17 WIB

200220201423-mahas.jpg

wikipedia

Nadiem Makarim

KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan di bawah kendali Nadiem Makarim mencoba terobosan baru. Nadiem memastikan akan memberikan bantuan dana untuk keperluan magang mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu.

"Persisnya caranya bagaimana, itu belum kita rumuskan mekanismenya karena tergantung universitasnya. Mungkin berbeda-beda," tutur Nadiem usai rapat kerja dengan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat di Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Nadiem menambahkan, pihaknya harus berkonsultasi dulu dengan pihak kampus, sebelum menentukan berapa besarnya.

"Tapi paling tidak ada anggarannya dulu, yang kami tentukan. Nanti proses skemanya akan kami umumkan," ujarnya.

Lebih lanjut mantan bos Gojek ini menambahkan, banyak laporan yang diterimanya agar memberikan bantuan dana magang bagi mahasiswa dari keluarga tidak mampu tersebut.

Bantuan dana, nantinya dapat digunakan untuk biaya transportasi maupun akomodasi mahasiswa tersebut selama magang. Terutama di desa terpencil.

"Kalau magang di industri lebih gampang, karena ada mereka dapat uang transportasi dan lainnya," katanya.

Untuk besarannya, Nadiem belum bisa memastikannya. Namun dana tersebut disisihkan dari anggaran pendidikan 2020.

Magang tiga semester di luar program studi merupakan bagian dari kebijakan Kampus Merdeka. Terdapat empat poin dari Kampus Merdeka yakni otonomi bagi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Swasta (PTS) untuk melakukan pembukaan atau pendirian program studi (prodi) baru. Program reakreditasi yang bersifat otomatis dan bersifat sukarela.

Kemudian kebebasan bagi PTN Badan Layanan Umum (BLU) dan Satuan Kerja (Satker) untuk menjadi PTN Badan Hukum (PTN BH). Selanjutnya, hak magang hingga dua semester dan satu semester di luar program studi.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR