Anton Charlian Deklarasikan Forum Silaturahim Sunda Sadunya di Tasikmalaya

Daerah

Kamis, 20 Februari 2020 | 19:54 WIB

200220195539-anton.jpg

Forum Silaturahim Sunda Sadunya resmi dideklarasikan di Batu Mahpar, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (20/2/2020).

FORUM Silaturahim Sunda Sadunya resmi dideklarasikan, Kamis (20/2/2020). Pembina forum ini, Marsekal Madya Purnawirawan Dede Rusamsi, bertindak sebagai pembaca naskah deklarasi.

Ratusan tokoh Sunda maupun budayawan serta masyarakat Sunda turut hadir dalam acara deklarasi tersebut. Selain sebagai ajang silaturahmi, juga sebagai salah satu upaya untuk menjaga warisan budaya leluhur.

Acara deklarasi yang bertepatan dengan launching Geopark Nasional Galunggung serta peresmian Museum Galunggung dan Perpustakaan Islam Malik Al-Hindi ini, bertempat di wahana wisata Batu Mahpar, Kabupaten Tasikmalaya.

Adapun latar belakang terbentuknya Forum Silaturahim Sunda Sadunya, antara lain karena belakangan ini muncul sekelompok orang yang mengklaim dirinya raja. Tak terkecuali di Tatar Sunda. Antara lain Sunda Empire dan King of The King.

Bagi Ketua Forum Silaturahim Sunda Sadunya, Anton Charlian, fenomena tersebut muncul untuk memecah belah bangsa, melalui budaya dan mengaburkan sejarah.

“Silaturahim ini diawali dengan sebuah renungan bahwa sekarang banyak sekali yang ingin memecah belah budaya, khususnya kesundaan dan kejawaan. Hari ini kita sedang menghadapi yang disebut untuk menghancurkan bangsa, hancurkanlah budayanya. Untuk menghancurkan bangsa, kaburkanlah sejarahnya,” ujar Anton.

Sedemikian jauh, Anton menganggap fenomena tersebut sebagai tantangan lanjutan dari upaya memecah belah bangsa dengan “senjata” agama. Baginya, apapun bentuknya, gerakan pemecah keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mesti ditangkal.

“Kemarin kita masih ingat banyak orang yang menjual agama untuk memecah belah bangsa, dengan labelisasi. Ada yang dibilang kafir, bidah, dan sebagainya,” ujarnya.

Karena itulah, Anton berinisiatif membentuk Forum Silaturahim Sunda Sadunya. Ia memberi jaminan kalau forum yang dinakhodainya itu bukan sebentuk empire yang baru.“Ampun paralun,” tegasnya.

Salah satu jaminan yang diajukan Anton, forum ini berada dalam bimbingan Marsekal Madya Purnawirawan Dede Rusamsi yang menurutnya sebagai Kasum TNI tidak diragukan lagi merah-putihnya.

 

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR