Tahun Ini Sungai Citarum Ditarget Masuk Level Cemar Ringan

Bandung Raya

Kamis, 20 Februari 2020 | 17:22 WIB

200220172212-tahun.jpg

dok

PEMERINTAH pusat melalui Kementerian Kordinator Maritim menargetkan pemulihan Sungai Citarum di tahun 2020. Peningkatan kualitas air sungai menjadi fokus utama sehingga tahun ini Citarum ditargetkan hanya cemar ringan.

Saat ini, kondisi pencemaran di Sungai Citarum ada pada level cemar sedang. Asisten Deputi Pendidikan dan Pelatihan Maritim, Kemenko Maritim, Tb Haeru Rahayu mengatakan, meski level pencemaran sungai saat ini sedang menuju ringan, semua pihak jangan bangga dulu. Pasalnya, proses dan langkah-langkah yang harus dilakukan dalam rangka memulihkan Citarum ini masih panjang.

"Tahun ini kalau kita bagi dan kemarin dilaporkan oleh pak Dansatgas itu masih di kisaran cemar sedang menuju ke ringan. Itu posisinya, jadi jangan bangga dulu,” kata Haeru saat ditemui usai rapat dengan Satgas Citarum Harum, di Jalan Ir H DJuanda, Kota Bandung, Kamis (20/2/2020).

Haeru meminta masyarakat jangan mengambil kesimpulan terlalu cepat ketika mendengar kondisi Citarum saat ini pencemarannya berkurang. Jangan seperti halnya ketika Terowongan Nanjung dioperasikan, di mana ekspetasi masyarakat begitu tinggi, bahwa banjir akan hilang dengan adanya Terowongan Nanjung. Padalah itu hanya bagian dari kesatuan infrastruktur penanganan banjir.

"Pemerintah itu berusaha keras dengan dana yang sangat terbatas tetapi meminimalisasi apa soalnya. Bandung ini kan sudah sangat luar biasa. Setelah ada Nanjung, kami menyadari belum selesai tetapi paling tidak sudah lumayan. Anda kan bisa lihat itu dulu genangan lama sekarang sudah berkurang tapi itu belum cukup," terangnya seperti ditulis wartawan "PR", Novianti Novianti Nurulliah.

"Tahun ini maksimal kita masuk ke cemar ringan, sudah masuk selesai ini di tahun 2020. Tahun depan harapannya itu ke kelompok kelas empat. Kelompok empat itu airnya bisa dipakai untuk pertanian, kelas tiga perikanan, kelas dua itu dipakai untuk wisata, dan kelas satu untuk bahan baku minum," sambungnya.

Sementara, kata dia, kalau ditanya target berdasarkan Perpres No. 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum, pemerintah sepakat bahwa permasalahan Citarum harus tuntas dalam 7 tahun.

"Sungai Citarum itu seperti yang disampaikan oleh Pak Jokowi, harus menjadi sungai yang kembali baik. Ukurannya adalah dia bisa digunakan sebagai tempat untuk rekreasi, menanam ikan untuk pertanian," tandasnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR