Tidak Kuat Menahan Air, TPT di Desa Baregbeg Ambruk

Daerah

Kamis, 20 Februari 2020 | 15:12 WIB

200220151316-tidak.jpg

TPT yang ambruk dari anggaran Dana Desa Tahap ke 3 Desa Barebeg

BANGUNAN tembok penahan tebing (TPT) di Desa Baregbeg, Kabupaten Ciamis ambruk diakibatkan diterjang luapan air pada saat diguyur hujan Rabu (19/02/2020) sore.

Hal tersebut dibenarkan PJS Desa Barebeg Owoy, TPT di Jalan Ciwalung, Dusun Ciwalung, RW 013 Desa/Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, ambruk.

"Ya benar karena tidak bisa menahan air yang meluap dari pesawahan saat hujan deras sehingga membuat TPT tersebut ambruk kemarin sore," ucapnya, Kamis (20/2/2020).

Owoy juga mengatakan, TPT yang ambruk kurang lebih sepanjang 20 meter, tidak bisa menahan air hujan saat hujan deras beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Owoy, anggaran pembangunan TPT tersebut bersumber dari Dana Desa tahun 2019 tahap ke 3 yang pelaksanaan pekerjaannya dilakukan pada bulan Desember 2019 kemarin, senilai Rp 107.573.500.

"Pembangunan TPT tersebut dilaksanakan oleh panitia lokal, terdiri dari unsur LPM, RW, Kadus dan masyarakat sekitar Dusun Ciwalung. Dan pihak panitia pun sudah saya suruh untuk segera memperbaiki bagian bangunan yang ambruk," tambahnya.

Walaupun diakui Owoy ada sedikit kesalahan dalam pembangunan TPT tersebut, yakni kurang besarnya lubang pembuangan air pada badan TPT. Sehingga, saat hujan deras terjadi, air dari sawah meluap dan menghantam TPT hingga mengakibatkan ambruk.

Sementara itu itu warga sekitar Maad menyebutkan, pembangunan TPT saat pengerjaan kurang bagus dari segi matrial ataupun lubang pembuangan air, sehingga ketika hujan deras TPT tersebut tidak bisa menahan air.

"Kenapa saya bisa mengatakan pemgerjaan itu tidak bagus, karena saat saya datang kelokasi kejadian ketika diambil adukanya seperti semennya kurang lebih banyak pasirnya dan lobang airpun sangat kecil, tentunya ini yang membuat bangunan tersebut ambruk," tegas Maad.

Maad juga meminta kepada aparat hukum ataupun pihak Inpektorat untuk segera mengambil semple campuran aduka yang digunakan untuk pembangunan TPT tersebut.

"Ya saya kira ini harus ditindak lanjuti, kalau bisa di Lab saja matrialnya. Apakah sesuai atau lebih banyak pasirnya dalam adukan tersebut," pungkasnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR