Tunggak Pajak Air Tanah, Pemkot Cimahi Pasang Spanduk Peringatan di Pabrik Sparepart

Bandung Raya

Kamis, 20 Februari 2020 | 13:15 WIB

200220131722-tungg.jpg

Laksmi Sri Sundari

SEBUAH perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan sparepart kendaraan yang berlokasi di Jalan Raya Cibaligo, Kampung Mancong, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi menunggak Pajak Air Tanah (PAT) selama dua tahun lebih. Besaran tunggakannya mencapai Rp 45.202.500.

Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kota Cimahi, Dadan Darmawan didampingi Kasubid Pengawasan Pengendalian dan Penyuluhan Pajak Daerah, Bayu Agung Avianto mengungkapkan, perusahaan tersebut belum membayarkan pajaknya sejak Desember 2017 hingga November 2019.

"Sudah dua tahun, dari Desember 2017 hingga November 2019  belum bayar," katanya, Kamis (20/2/2020).

Sebetulnya, ungkap Dadan, pihaknya sudah melayangkan surat teguran pertama dan kedua kepada Wajib Pajak (WP) air tanah tersebut. Namun hingga akhir tahun kemarin belum ada itikad baik dari pihak perusahaan untuk membayar tunggakan pajak tersebut.

Akhirnya dalam surat peringatan ketiga, pihaknya melayangkan surat beserta pemasangan spanduk media peringatan yang bertuliskan "Objek pajak ini belum membayar pajak air tanah".

Media peringatan itu dipasang Bappenda Kota Cimahi pada Selasa (18/2/2020). Tujuannya, agar perusahaan tersebut segera melunasi tunggakan pajaknya.

"Pemasanagan media peringatan itu sebagai upaya paksa, agar wajib pajak datang ke kantor untuk memenuhi kewajibannya sebagai wajib pajak," tegasnya.

Dadan menjelaskan, peringatan keras ini sudah sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi Tahun 2014 tentang Pajak Daerah dan Peraturan Wali Kota (Perwal) Cimahi Nomor 5 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pemungutan Pajak Daerah.

"Karena nunggak pajak, otomatis yang bersangkutan harus bayar dengan dendanya. Jadi total yang harus dibayarkan Rp 54.740.800," bebernya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR