Setiap Kali Diguyur Hujan, Sampah di TPA Sarimukti Bergerak dan Dikhawatirkan Longsor

Bandung Raya

Kamis, 20 Februari 2020 | 11:51 WIB

200220115647-setia.jpg

Dicky Mawardi

Sejak TPA Sarimukti beroperasi 2006 hingga saat ini ketinggian sampah rata-rata mencapai 40-50 meter dari dasar tanah. Tingginya penumpukan sampah tersebut diakibatkan karena adanya peningkatan volume pembuangan sampah disetiap tahunnya yang mencapai 10-15 persen

SETIAP kali diguyur hujan, sampah yang ada di TPA Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat selalu bergerak. Diperkirakan air hujan yang bercampur dengan tumpukan sampah menjadi penyebabnya.

"Pada musim hujan memang sampah mengalami pergerakan. Bawahnya kan sampah semua bercampur air, tidak ada yang padat. Sehingga begitu diguyur hujan pasti akan bergerak. Yang paling saya khawatirkan, tumpukan sampah yang diperkirakan sudah mencapai ketinggian sekitar 40-50 meter ini longsor," kata Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat Iwan Ridwan di Padalarang, Kamis (20/2/2020).

Iwan khawatir jika sampah bergerak ke bawah akan menimbun sawah dan kebun milik warga. "Memang batas ke tanah warga ada bentengnya, tapi tingginya di bawah tumpukan sampah," ungkapnya.

Ia menyangkan buruknya pengelolaan sampah di TPA Sarimukti. Padahal perencanaan awalnya Sarimukti itu bukan semata tempat pembuangan akhir sampah, tapi tempat pengolahan sampah.

"Mesin pengolahan sampahnya ada, tapi tidak difungsikan. Jadinya sistem pembuangan open dumping, dimana sampah dibuang begitu saja. Dari sisi ini saja terjadi pelanggaran kesepakatan yang dibuat dulu ," sesalnya.

Iwan Ridwan yang merupakan warga asli Cipatat ini mengungkapkan, di TPA Sarimukti terdapat sekitar 700 pemulung. Mereka sehari-hari beraktivitas di antara tumpukan sampah.

"Saya khawatir terjadi kejadian tidak diinginkan. Sebab ada ratusan manusia yang sehari-hari berada di sana untuk mengais rezeki. Maka dari itulah DPRD Kabupaten Bandung Barat sudah dua bulan lalu melayangkan surat ke provinsi dan sekitar dua minggu lalu ke DPRD Provinsi Jawa Barat, sayangnya enggak mendapat respon. Banyak hal yang akan kita sampaikan tentang TPA Sarimukti," paparnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR