Dari Statistik 16 Besar Liga Champions

Jelang Leg II Liverpool vs Atletico, Skuad Simeone Hanya Kalah oleh Klub yang Diperkuat Ronaldo Saja

Soccer

Kamis, 20 Februari 2020 | 11:09 WIB

200220110856-jelan.jpg

dailymail

Dari postingan sejumlah pemain Atletico Madrid, bahkan sehari setelah laga usai mereka masih merayakan hasil 1-0 atas Liverpool di laga 16 Besar Liga Champions kemarin. Tepatnya di sesi gym saat Joao Felix dkk. meneriakkan yel-yel kemenangan.

Digelar di kandang Atletico, hasil positif skuad Diego Simeone tersebut sebenarnya poin imbang bagi keduanya. Sesuatu yang membuat defender The Reds, Andy Robertson menyebut selebrasi lawan sebagai sesuatu yang berlebihan.

Dari La Liga hingga Serie A: same nemesis.

Dikutip dari DailyMail, Kamis (20/2/2020) pelatih Jurgen Klopp bahkan mengingatkan lawan “the power of Anfield” di leg kedua pada 12 Maret mendatang. Mungkin ada benarnya tapi sepertinya Simeone bukannya tanpa peringatan juga.

Tidak langsung dilontarkan pelatih berpaspor Argentina tersebut tapi bisa dilihat dari statistiknya  selama  menukangi tim di fase knockout Liga Champions. Simeone ternyata tak pernah kalah setelah fase penyisihan grup kecuali dari klub yang diperkuat Cristiano Ronaldo.

Stats said it (all?).

Mulai menempati posisi pelatih  pada tahun  2011, perlu dua musim bagi Simeone bersama  tim Liga Eropa sebelum mampu membawa klub asuhannya bersaing di level atas.

Tahun  2014, Atletico mencapai final Liga Champions dan kalah dari rival terkuatnya  Real 4-1 setelah perpanjangan waktu dengan Ronaldo mencetak penalti pada menit ke-120. Tahun berikutnya, lawan yang sama menyingkirkan Atletico di babak perempat final. Ronaldo and Co kembali mengakhiri mimpi Atletico mengangkat trofi Champions.

Ronaldo (ternyata) jadi hantu Liga Champions skuad Simeone. 

Lalu pada 2016 terjadi final ulangan dua tahun sebelumnya melawan Real tetapi Atletico tetap kalah 5-3 dalam adu penalti. Satu tahun kemudian bertemu tim sama di bawah asuhan Zinedine Zidane di semifinal, Atletico mampu mengalahkan rival mereka dengan agregat 4-2.

Tapi lagi-lagi klub Ronaldo unggul dalam kampanye menuju juara Liga Champions. Pasukan Simeone gagal lolos dari penyisihan grup di edisi 2018 dan musim lalu mereka tersingkir oleh Juventus tepat satu tahun kemudian di babak 16 Besar. Tentu saja Juventus yang diperkuat Ronaldo.

Unggul di leg pertama 2-0, impian Simeone luluh lantak di Turin saat  Ronaldo mencetak hattrick sekaligus menyingkirkan wakil La Liga tersebut. Jadi, sederhananya bisa jadi melegakan bagi pasukan Simeone untuk menghadapi lawan yang berbeda (baca: tak ada Ronaldo-nya).

Klopp: beware of the power of Anfield.

Dengan keunggulan 1-0 dan jelas tanpa kehadiran CR7 di Anfield nanti, bukan tak mungkin Atletico bakal membungkam publik Si Merah.

Mungkin..


Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR